Mirisnya Pengelolaan Dana BOS SDN Mataram, Diduga Menjadi Ajang Korupsi.

Mirisnya Pengelolaan Dana BOS SDN Mataram, Diduga Menjadi Ajang Korupsi.
Foto: Kepala sekolah SDN Mataram di kab Musi rawas.
SUMSEL
Senin, 30 Jan 2023  22:19

Musi Rawas -- Kegiatan Sekolah tentunya butuh untuk oprasional sekolah maka dari itu pemerintah mengucurkan dana melalui anggaran APBN yang biasa di sebut dana BOS  ,sesuai dengan banyaknya jumlah siswa di sekolah tersebut , itu sebabnya anggaran tersebut harus di gunakan sesuai juklak juknis BOS ,dan didalam pengelolaan tersebut membutuhkan ketransparanan baik terhadap siapapun yang diatur dalam UU keterbukaan informasi publik.

Tapi sayang di salah satu sekolah yang di kabupaten musi rawas tepatnya di sekolah dasar negeri mataram yang di duga tidak transparan dalam pengelolaan hingga menjadi ajang korupsi dan selain itu tidak mematuhi aturan dan memenuhi sesuai dengan juklak dan juknis BOS. 

Hal ini terungkap berdasarkan hasil investigasi pada hari sabtu (28/01/23) terlihat jelas di beberapa ruangan tidak memiliki papan reguler bos yaitu papan pengumuman tentang keluar masuknya dana BOS.

Dan selain dari itu terlihat juga beberapa Flapon yang rusak belum ada perbaikan 

Mengenai hal di atas ,awak media konfirmasi kepada Budi yang Menjabat sebagi Bendahara BOS ,ia menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah tau tentang keuangan,dirinya hanya ikut mengmbil disaat pencairannya ,setelah itu uang tersebut di pegang oleh kepala sekolah (30/01/23). 

Dijelaskannya, "Saya tidak begitu sejalan pak, dengan kepsek itu karena saya ini mantan kepala sekolah juga dulu ,jadi sistem disini saya anggap tertutup," ungkapnya. 

Lanjutnya, "Kemudian kalau soal perpustakaan itu ada, tapi kalau uangnya saya tidak tau, itu langsung kepala sekolah yang mengatur, kemudian kalau mengenai cashback dari pembelian buku itu, semuanya kepala sekolah yang mengetahui tuturnya lagi."

Sempat dikatakanya lagi, "Sebenarnya kalau mengenai pemeliharaan itu semua sudah di beli tapi sampai sekarang itu belum di laksanakan dan itu untuk tahun yang kemaren tapi kendalanya tidak ada tukang ,ya begitu lah keadaan nya mas," tutupnya. 

Sementara itu saat ingin konfirmasi dengn kepseknya Ibu Tasirah, namun dirinya sampai saat ini belum bertemu, berdasarkan keterangan dari beberapa guru yang ada di sekolah ,kepsek tersebut jarang berada di tempat.

Untuk di ketahui, adapun jumlah siswa siswi di sekolah dasar negeri mataram tersebut sebanyak 136 siswa/i ,artinya dana pertahun untuk operasional sekolah setiap tahunnya sebesar Rp 122.400.000 pertahun (Andika Saputra).

TAG:
#
Berita Terkait
Pemberitahuan berita kehilangan.
Pemberitahuan berita kehilangan.
Pemberitahuan berita kehilangan.
Pemberitahuan berita kehilangan.
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Drag Race maut Kotamobagu Sulut, mobil tabrak penonton dan tewaskam 7 orang
Kisah kejujuran kurir Syarif: Kembalikan uang Rp 92 Juta yang salah transfer
Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest Meriahkan Alun-Alun Wonosobo, Hadirkan Tokoh Nasional
Kasus kematian Sutrimo penjaga rumah eks Jampidsus, LPSK jemput bola lindungi keluarga
Indeks Berita