Cemburu buta, oknum TNI tikam seorang pria hingga tewas

Cemburu buta, oknum TNI tikam seorang pria hingga tewas
Foto: Oknum TNI AU menikam pria hingga tewas di Sudiang Makassar. Foto: (Dok. Tangkapan Layar)
HUKUM
Senin, 17 Nov 2025  18:09

Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi brutal seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, seorang anggota TNI AU terlihat menikam seorang pria muda yang diduga selingkuhan istrinya di kawasan Perumahan Bumi Permata Sudiang 1, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Minggu malam (16/11/2025).

Dalam video yang beredar, warga dan pengendara terlihat panik berhamburan setelah menyaksikan seorang pria bersimbah darah usai ditikam oleh pelaku yang mengenakan jaket hitam.

Beberapa warga berupaya melerai, tetapi situasi berlangsung sangat cepat. Kejadian ini langsung menyita perhatian publik dan memicu diskusi luas di media sosial.

Pelaku penikaman diketahui berinisial Serda AI (43), sementara korban berinisial MZ (25). Istri pelaku, N, bahkan terlihat berusaha melindungi korban sambil menjelaskan bahwa MZ merupakan keluarganya, bukan orang asing seperti yang dituduhkan pelaku.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.

Ayah korban, Abdul Rachman, menuturkan bahwa pelaku diduga sudah lama menaruh rasa cemburu terhadap istrinya yang merupakan sepupu korban.

“Dia (pelaku) cemburui istrinya,” ujarnya lirih.

Menurutnya, pelaku diduga mengikuti korban dari kejauhan. Penikaman terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan menuju Kampung Laikang.

“Jadi sedang diintip-intip memang dari jauh. Sampai di lokasi kejadian, anak saya langsung ditikam dari belakang. Satu kali tapi keras, dalam. Bagian belakang,” tuturnya.

Hal yang membuat keluarga semakin terpukul adalah setelah menikam korban, pelaku membawa kabur mobil milik korban.

“Setelah membunuh, dia bawa lari mobilnya anak saya. Kurang ajar,” ucapnya geram.

Keluarga kini menuntut keadilan dan meminta pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan dan pencurian.

“Saya cari keadilan… saya mau tekan dia karena seakan-akan menghina saya. Jadi memang saya mau kenakan dua pasal. Pembunuhan dan pencurian,” tegas Abdul Rachman.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Penerangan Kodau II, Kolonel Sus Aidil,  menyatakan bahwa pelaku telah menyerahkan diri ke Satpom Lanud Hasanuddin dan kini ditahan untuk menjalani proses hukum sesuai prosedur militer.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, mengingat melibatkan anggota TNI AU dan berujung pada hilangnya nyawa seorang warga. Penyidikan lebih lanjut masih berjalan.

TAG:
#penganiayaan
#pembunuhan
#makassar
#tni au
Berita Terkait
Wakil Bupati Pidie Jaya aniaya Kepala SPPG, dilaporkan polisi
Wakil Bupati Pidie Jaya aniaya Kepala SPPG, dilaporkan polisi
Wakil Bupati Pidie Jaya aniaya Kepala SPPG, dilaporkan polisi
Wakil Bupati Pidie Jaya aniaya Kepala SPPG, dilaporkan polisi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita