Tuntaskan Isu-Isu yang Meresahkan, Kapolri Perintahkan Operasi Besar-besaran Berantas Premanisme

Tuntaskan Isu-Isu yang Meresahkan, Kapolri Perintahkan Operasi Besar-besaran Berantas Premanisme
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
HUKUM
Jumat, 16 Mei 2025  02:20

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian agar lebih aktif hadir di tengah masyarakat dan segera menuntaskan isu-isu yang meresahkan, terutama premanisme yang kembali marak di berbagai wilayah.

"Premanisme, kasus di wilayah industri, hingga persoalan debt collector menjadi isu yang harus diselesaikan. Kehadiran Polri harus nyata," ujar Kapolri seusai menghadiri rakernis Baharkam dan Korbrimob di PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Polri telah menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menangani maraknya aksi premanisme.

Namun, Kapolri menilai intensitas operasi harus ditingkatkan karena fenomena tersebut makin meluas.

"Operasi Pekat akan kami tingkatkan khususnya untuk kasus yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Selain operasi Pekat memberantas premanisme, Polri juga melanjutkan operasi serentak kewilayahan yang dimulai sejak 1 Mei 2025. Penanganan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika di lapangan.

Kapolri juga menekankan pentingnya komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Polri perlu mengetahui keluhan masyarakat secara cepat agar bisa memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman secara maksimal.

Dalam upaya pemberantasan premanisme, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain untuk mencari solusi yang lebih komprehensif.

Pemberantasan premanisme tak hanya soal keamanan sosial, tapi juga bagian dari strategi menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Kapolri menyatakan, pihaknya siap mengawal setiap program pemerintah yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

“Polri berkomitmen untuk menjaga program investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Premanisme tidak boleh mengganggu stabilitas ini,” tegasnya.

Dengan langkah proaktif dan sinergi antara kepolisian, pemda, dan masyarakat, diharapkan masalah premanisme bisa ditekan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

TAG:
#kapolri
#premanisme
#debt collector
#polri
Berita Terkait
Penasihat Ahli Kapolri: pekerjaan baru Polisi menanti jika PK Saka Tatal diterima
Penasihat Ahli Kapolri: pekerjaan baru Polisi menanti jika PK Saka Tatal diterima
Penasihat Ahli Kapolri: pekerjaan baru Polisi menanti jika PK Saka Tatal diterima
Penasihat Ahli Kapolri: pekerjaan baru Polisi menanti jika PK Saka Tatal diterima
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Proyek Peningkatan Jalan Trans Sabbang Tallang Sae di Seko Disorot, Material Yang Digunakan Diduga Ilegal
Indeks Berita