Cicipi menu MBG, Kepala SPPG di Karanganyar keracunan

Cicipi menu MBG, Kepala SPPG di Karanganyar keracunan
 
PERISTIWA
Minggu, 16 Agu 2026  04:20

Sebuah aksi cepat tanggap yang dramatis terjadi di tengah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Demi memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan bagi para pelajar, seorang pimpinan penanggung jawab sajian rela pasang badan hingga mengalami mual dan muntah demi menguji kelayakan hidangan.

Peristiwa ini dialami langsung oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Abra Yudha Raya. Saat menjalankan prosedur standar uji rasa (quality control) pada Rabu (12/8/2026),

Abra mendapati ada yang tidak beres pada olahan ayam rempah yang hendak dibagikan kepada para siswa.

Tanpa ragu, ia mencicipi sendiri sajian beraroma rempah tersebut untuk memastikan kualitasnya secara langsung. Namun, tak berselang lama, efek reaksi tubuhnya membuktikan kekhawatiran itu.

“Saya terdampak. Tadi itu sampai tiga kali. Enggak diare, cuma muntah saja, sehingga kami tarik semua,” kata Abra, Rabu (12/8/2026).

Abra mengungkapkan bahwa aksi pengetesan tersebut dilakukannya bersama tim penguji internal tepat sebelum armada distribusi dilepas menuju sekolah-sekolah sasaran.

Langkah ini diambil guna menjamin bahwa setiap porsi makanan bergizi yang sampai di meja anak-anak benar-benar aman dan higienis.

Ketika giliran olahan ayam rempah dicicipi, kecurigaan tim terbukti. Rasa dan kondisi masakan dinilai sudah menyimpang dari standar laik konsumsi.

"Saya langsung ke dapur, saya cicipi yang rusak itu, yang terindikasi tidak layak. Saya cicipi sendiri dan rekan-rekan juga nyicipi," ujarnya.

Temuan tersebut tak berlarut-larut dipikirkan. Demi keselamatan ribuan anak sekolah, pihak SPPG mengambil keputusan krusial, menghentikan pengiriman dan menarik seluruh paket makanan yang sudah terlanjur meluncur ke lapangan.

"Kami tarik hari ini karena olahan daging ayam untuk MBG yang kurang layak konsumsi," kata Abra.

Keputusan tegas ini menyelamatkan setidaknya 3.000 porsi menu MBG yang diproduksi hari itu di dapur SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Dusun Pundungrejo, Desa Jati, Kecamatan Jaten.

Dari total 3.000 porsi, sebanyak 2.000 porsi berhasil diamankan sebelum sempat keluar dari fasilitas dapur. Sementara itu, 1.000 porsi lainnya yang sudah meluncur dalam armada pengangkut langsung diperintahkan untuk berbalik arah.

TAG:
#keracunan
#sppg
#mbg
#karanganyar
Berita Terkait
Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung
Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung
Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung
Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pengukuhan Pengurus DKM Masjid Banyubiru Aliansi Indonesia
Jembatan Merah Putih Cihujung Kembali Dibuka, Akses Warga Naringgul–Sukamanah Pulih
Sumur Minyak Diduga Ilegal Terbakar di Lahan Eks Kadis PUPR Muba, Publik Desak Aparat Usut Tuntas
50 Hektare Sawah Rambay Tegalbuleud Bersiap Dialiri, Petani Sambut Pembangunan Irigasi Cipari Sawahlega
Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan, Pelaku Begal di Kertapati Diringkus
Indeks Berita