Jenazah Angelica korban pembunuhan WN Singapura tiba di Tegal

Jenazah Angelica Suherman (26), korban pembunuhan di Denpasar, Bali, tiba di rumah duka di Desa Mindaka, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jumat (17/7/2026).
Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga dan puluhan warga yang mengantar korban ke peristirahatan terakhir.
Angelica diduga tewas dibunuh oleh pacarnya, Muhammad Zulhelmi (25), warga negara Singapura.
Keluarga korban meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku atas perbuatannya.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada 10 Juli 2026 di sebuah rumah kos di Kelurahan Pedungan, Denpasar, Bali.
Namun, jasad korban baru ditemukan lima hari kemudian oleh adik kandungnya, Reza Ananda (23), yang curiga setelah Angelica tidak dapat dihubungi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga meninggal akibat dicekik oleh pelaku.
Setelah itu, jasad Angelica disebut ditutupi dengan karpet dan boneka sebelum ditinggalkan di dalam kamar kos.
Dugaan sementara, pembunuhan dipicu karena korban menolak melanjutkan hubungan asmara dengan pelaku.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga saat peti jenazah tiba. Suhimah (43), ibu korban, tidak mampu membendung air mata melihat putri semata wayangnya pulang dalam kondisi tak bernyawa.
Sementara itu, ayah tiri korban, Mukhlus, meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.
"Kami menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya. Dia telah menghilangkan nyawa anak kami dengan cara yang sangat keji dan tidak manusiawi," ujar Mukhlus kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).











