Ulah Oknum Wartawan Bodrek Meresahkan di Kota Grobogan, Pria Asal Geyer Terjaring OTT Usai Memeras Perusahaan Property. Dalam Aksinya Catut Nama Kejari
"Soal kasus ini, saya sama sekali tidak mengenal tersangka tapi tersangka membawa-bawa nama saya. Lucunya tidak ada pemeriksaan kasus CV Riyutomo, kalau memediasikan permasalahan pembelian tanah kapling CV Riyutomo memang pernah, tapi sudah rampung," Bebernya.
Pihak Kejari Grobogan pun ikut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi dari pihak- pihak yang mengaku dapat membantu menghubungkan atau menyelesaikan permasalahan di Kejaksaan terkait dengan adanya permasalahan hukum yang mungkin sedang dialami tanpa dasar dan bukti yang kuat.
"Kami mengimbau agar masyarakat mewaspadai modus dan praktik-praktik yang berujung pemerasan seperti ini," tandasnya.

Lontaran lugas juga disampaikan para tokoh dan aktifis senior media pecinta karya tulisan pena eka Soloraya dari belahan Kabupaten Sragen. Salah satunya Bambang Suripto menanggapi soal istilah Wartawan Bodrex bahwasanya dalam beraksi dilapangan hanya bermodal ID-Card Wartawan.
Bambang juga membeberkan, oknum wartawan bodrex, sebagian besar dari mereka seringkali justru tidak tahu menahu dalam kaidah kejurnalistikan. Adapula yang hanya mengaku wartawan sementara profesi aslinya lain hal dengan wartawan. Sehingga untuk menulis sebuah artikel sampai berita saja mereka tidak mengerti tata aturannya.
Anggota Tim Media Aliansi Indonesia eks Soloraya berwajah seram dan gendut inipun juga berbagi tips bagaimana cara mengatasi Wartawan Bodrex apabila ada pihak-pihak yang mau berkonsultasi atau terrongrong oleh oknum tersebut.
"Jika kantor ataupun institusi anda kedatangan seorang oknum wartawan bodrex, anda tidak perlu takut untuk memberinya pelajaran. Hal yang pertama dilakukan adalah dengan menelisik terlebih dahulu asal usul seorang wartawan tersebut. Jika nama perusahaannya sudah tidak jelas dan kita belum pernah mendengar nama tersebut, maka adakalanya kita cek terlebih dahulu di website resmi. Ini cara sederhana dulu," ungkapnya.
Ditambahkan Bambang, apabila saat ada indikasi bahwa wartawan tersebut adalah oknum wartawan bodrex, maka pastikan bahwa tidak memberikannya informasi. Tidak perlu takut untuk tidak melayani seorang wartawan gadungan seperti mereka. Jika mereka melakukan pemerasan dengan meminta sejumlah uang, pastikan tidak memberinya.