Konflik Orangtua, Tiga Siswa Prestasi dari Keluarga Miskin di Paksa keluar ruangan saat jam pelajaran sekolah

saat satu keluarga miskin menerima kenyataan anaknya dikeluarkan dari sekolah
Rabu, 30 Okt 2024  11:36

"Sudah lama tunggakannya karena memang dulu saya aktif di yayasan tersebut, saya juga dari keluarga punya yayasan. Setelah konflik keluarga, dimunculkan tagihan.

"Dari mereka (pihak yayasan) alasannya karena ada tunggakan pembiayaan, sekitar Rp42 juta untuk tiga anak," sambung Fahat.

Ia pun mengungkap penyebab sampai menunggak SPP sekolah.

Fahat mengaku tak memiliki penghasilan guna membayar SPP ketiga anaknya yang sekolah di SD Pandeglang.

Padahal ketiga siswa tersebut disebut berpestasi, namun terpaksa dipulangkan dan batal diwisuda.

Sang ibunda mengaku hancur saat melihat anaknya dipulangkan paksa oleh gurunya karena menunggak SPP hingga Rp42 juta.

"Sedih, hancur, orang tua mana yang bisa melihat anak lagi senang belajar, kalau belajar semangat, ke sekolah enggak ada istilah malas, pasti selalu semangat," ucapnya.

"Tapi pas tiba-tiba harus dipulangkan paksa, perasaan saya hancur," imbuh Defi.

Kata Defi, tiga anaknya diantar pulang oleh guru-gurunya.

Berita Terkait
Selengkapnya