Konflik Orangtua, Tiga Siswa Prestasi dari Keluarga Miskin di Paksa keluar ruangan saat jam pelajaran sekolah
Hingga kini, ketiga siswa berprestasi itu belum mendapatkan akses pendidikan baru. Ayah dari ketiga siswa, Muhammad Fahat, mengungkapkan bahwa ia berencana memindahkan anak-anaknya ke sekolah lain yang lebih dekat, karena kondisi di sekolah lama sudah tidak nyaman.
“Karena sudah tidak nyaman, saya pasti akan pindahkan anak-anak ke sekolah swasta terdekat,” ucap Fahat.
Sebagai orangtua, Fahat berharap agar anak-anaknya segera bisa kembali bersekolah dan mendapatkan hak pendidikan yang layak. Ia juga berharap tidak ada lagi siswa lain yang mengalami perlakuan serupa karena kendala biaya.
“Saya berharap ini yang terakhir. Tidak ada lagi siswa lain yang menjadi korban hingga dipulangkan paksa hanya karena masalah biaya,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, nasib memilukan menimpa tiga kakak beradik siswa sekolah dasar (SD) di Pandeglang, Banten, terpaksa dipulangkan pihak sekolah karena orang tua mereka tidak mampu membayar tunggakan SPP yang mencapai Rp42 juta.
Kisah mereka viral di media sosial setelah video pemulangan paksa tersebut tersebar luas.
Ketiganya diantar 3 orang guru ke rumahnya di Menes, Banten
Video saat 3 siswa SD ini dipulangkan paksa bahkan viral di media sosial.
Defi dan Fahat memang menunggak uang bayaran sekolah atau SPP sebesar Rp 42 juta.