DPW Pembela Suara Rakyat Sumsel Lakukan Aksi Demo Terkait Pelaksanaan PPDB Di SMAN 19 Palembang Diduga Tidak Sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021

Aksi massa didepan Diknas provinsi Sumsel
Selasa, 14 Mei 2024  20:43

Ditempat terpisah, Sementara, Kepala SMA Negeri 19 Palembang,  Hj, Binti Koniaturrohmah, SPd. MPd, menegaskan, terkait yang dituduhkan sama sekali tidaklah benar. "Itu sama sekali tidak benar, kita bekerja sesuai dengan apa yang telah ditentukan  sesuai aturan dan juknis yang berlaku. Kami sudah bekerja sesuai aturan permendikbud No.1 tahun 2021 kami jalankan. Panitia di kumpulkan  diberikan pengarahan  lakukan aturan sesuai peraruran itu (permendikbud),"ujarnya 

Dia menegaskan, mengenai tuntutan yang ingin membubarkan panitia PPDB SMA Negeri 19 Palembang, katanya panitia dibentuk sesuai SK dan bekerja juga sesuai aturan. "Itu sama sekali tidak benar, kami bekerja sudah sesuai aturan. Memang ada oknum  LSM segalo itu nak nitip. Kami tolak, kami ikut aturan itu. Makanya mereka marah,"ucapnya 

"Kami panitia nak bantu sesuai Afirmasi itu, orang yang tidak punya kartu KIP tapi dia dapat Bansos dan ada di Link kami  mengizinkan mereka daftar. Tapi kalau kami nak dititipi tidak sesuai prosedur, mohon maaf nian tidak bisa kami menolak untuk di titipi,"tegasnya seraya mengatakan terkait  dana yang di sebutkan pendemo sama sekali tidak benar. 

"Tidak benar sama sekali, kalau emang ado oknum cak itu. Kasih tau kami. Kami jugo pengen tauh siapo nian itu. Kalau kami idak ado,"tegasnya lagi, seraya mengatakan kalau mereka (panitia ppdb SMA Negeri 19 Palembang) bekerja sesuai aturan, ada juknis, posnya dan peraturan gubernur. 

"Banyak Oknum LSM segalo  itu mintak nitip sana sini, kito tolak itulah mereka dak setuju. Silakan saja kita bekerja sesuai aturan, ya kami tidak mau karena itu melanggar. Silakan saja mereka (oknum) berdemo. Toh kita sudah sesuai aturan,"tegasnya 

Lanjutnya, Bahkan sebelum mereka (oknum) berdemo sudah ada ombusman datang ke sekolah untuk melakukan verifimasi dan semua berkas sudah di serahkan dan diberitahu ke  ombudsman 

"Mereka  (oknum) itu mau mintak loloskan bawaan meraka, kita tidak mau karena melanggar makanya itu demo. Bahkan ini bukan pertama mereka seperti ini, didiamkan mereka terus, nah kita tolak mereka ribut,"pungkasnya. (Manda)

Berita Terkait
Selengkapnya