Profil Adik Jusuf Kalla yang Jadi Tersangka Korupsi PLTU 1 Kalbar Rp1,3 Triliun
Ia dikenal luas sebagai pengusaha sukses dengan rekam jejak panjang di berbagai sektor bisnis, mulai dari energi hingga teknologi digital.
Pada 2006, Halim menjadi pengusaha pertama di Indonesia yang memperkenalkan Digital Cinema System (DCS), teknologi yang merevolusi proses pembuatan dan distribusi film ke bioskop secara digital.
Selain dikenal sebagai pebisnis, Halim Kalla juga pernah terjun ke dunia politik sebagai anggota DPR RI periode 2009–2014 dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II.
Belakangan, ia aktif di bidang otomotif dan energi terbarukan melalui perusahaan Haka Auto, yang memperkenalkan tiga prototipe kendaraan listrik bernama Smuth, Erolis, dan Trolis—sebagai bagian dari upaya mendukung inovasi industri otomotif nasional.
Penanganan Kasus dan Status Tersangka
Kasus PLTU 1 Kalbar awalnya ditangani Polda Kalimantan Barat sejak 7 April 2021.
Namun, pada Mei 2024, Kortas Tipidkor Bareskrim Polri mengambil alih penyelidikan dan menetapkan keempat tersangka pada 3 Oktober 2025.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.
Meski telah berstatus tersangka, penyidik belum melakukan penahanan terhadap Halim Kalla maupun tersangka lainnya.