Gibran dicegat warga saat kunjungan kerja di Jambi, dilapori kerusakan kawasan Candi

WAPRES RI Gibran Rakabuming Raka dicegat mahasiswa saat di RM AC Andoenk, Kota Baru, Kota Jambi.
Jumat, 17 Jul 2026  17:30

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerjanya di Provinsi Jambi. Dalam kunker Gibran itu, seorang warga mengaku mahasiswa melaporkan soal kerusakan kawasan Candi di Kabupaten Muaro Jambi yang dikelilingi oleh stockpile tambang batu bara.

"Pak Wapres, tolong selamatkan Candi Muaro Jambi dari stockpile batu bara," ucap warga itu kepada Gibran, Kamis (16/7/2026).

Tidak hanya itu, Gibran juga mendengarkan kembali laporan warga tersebut yang sudah miris melihat kondisi situs peninggalan dunia dikelilingi dan dirusak oleh kawasan stockpile. Dia pun berharap agar kunjungan Wapres ini bisa jadi momentum dalam selamatkan situs cagar budaya Candi Muaro Jambi.

"Selamatkan cagar budaya yang jadi warisan dunia dari kerusakan akibat stockpile batu bara ini pak. Kami ini mahasiswa Jambi yang lahir di Jambi mohon bantuan bapak," kata warga itu memohon ke Gibran.

Mengetahui soal itu, Gibran langsung meresponnya. Gibran bahkan sambil bertanya mengenai soal Laporan warga itu tentang stockpile batu bara yang berada di kawasan Candi Muaro Jambi.

"Ini stockpile batu bara seharusnya tidak boleh berada di sekitar cagar budaya. Ini seharusnya cagar budaya tidak boleh ada yang mengganggu," respon Gibran.

Gibran bahkan, bertanya ke warga itu mengenai soal aktivitas stockpile batu bara tersebut yang masih aktif. Dia juga mempertanyakan dan akan mencari tahu siapa pemilik perusahaan Stockpile Batubara yang berada di kawasan Candi.

"Ini perusahaan milik siapa, ini mesti dicari tahu, seharusnya cagar budaya tidak boleh diganggu oleh aktivitas tambang," sebut Gibran.

Gibran juga menegaskan akan menindaklanjuti soal aktivitas stockpile tambang batu bara tersebut yang berada di kawasan milik Candi Muaro Jambi. Dia juga mengancam akan mencari tahu soal perusahaan tambang tersebut dan akan mengambil langkah tegas sebagai bentuk tindaklanjut laporan warga.

Berita Terkait
Selengkapnya