Dua Jurnalis Jadi Korban Bentrokan di Mapolda Sumsel, Kapolda Rony Samtana Janji Usut Tuntas
"Kami turut prihatin atas apa yang terjadi terhadap masyarakat yang sedang menyampaikan pendapat di muka umum, khususnya rekan-rekan media atau jurnalis yang sedang melaksanakan tugas di lapangan," ujar Rony Samtana.
Kapolda menegaskan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Pihaknya juga memastikan kondisi para korban terus dipantau dan berdasarkan keterangan saat konferensi pers, kondisi mereka mulai membaik.
Dua Wartawan Mengalami Luka
Berdasarkan data yang disampaikan Kapolda, terdapat enam orang yang telah teridentifikasi mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kedua jurnalis yang menjadi korban adalah Rahmad Kurniawan Putra, wartawan Tribun, yang mengalami luka pada bagian bibir, kening, kaki, dan tangan. Sementara Mulyadi, wartawan PalTV, mengalami luka robek pada bibir atas dan bawah.
Tiga mahasiswa juga dilaporkan mengalami luka, yakni Harris Juliansya dari KAMMI dengan luka lecet pada hidung, Abdul Basir Ridho dari PMII yang mengalami memar pada kedua tangan, serta Rm. Taufiq dari kelompok mahasiswa Muhammadiyah yang mengalami luka lecet pada dagu.
Adapun korban dari unsur kepolisian adalah Aipda Bayu Saputra, anggota Intelkam Polda Sumsel, yang mengalami luka pada bagian wajah, mata kanan, dahi, dan hidung.
Seluruh korban mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang.
Kapolda menegaskan, insiden tersebut tidak akan dibiarkan tanpa penanganan. Kepolisian akan mendalami kejadian secara menyeluruh dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga melakukan kekerasan.