Dinilai rendahkan perempuan, Ini lirik dan arti lagu 'Lalaki Langit, Lalanang Bejat' Bupati Purwakarta 

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.
Jumat, 03 Jul 2026  11:05

Sindiran terhadap riasan wajah

Lagu juga menyinggung kebiasaan berdandan melalui lirik:

"Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata, sakalina ngiceup hese beunta".
Tidak perlu melukis alis dan bulu mata, sekali berkedip susah membuka mata.

Penggalan tersebut menyindir penggunaan riasan wajah, terutama alis dan bulu mata palsu, yang dianggap berlebihan.

Makna Penutup Lagu
Lagu ditutup dengan kalimat:

"Lalaki langit, lalanang bejad".

Kalimat penutup ini ditafsirkan sebagai pengakuan tokoh dalam lagu. Meski mengungkapkan rasa syukur karena terlahir sebagai laki-laki, ia juga mengakui pernah menjadi laki-laki yang bejat atau berperilaku buruk.

Berita Terkait
Selengkapnya