Wanita meninggal dalam mobil dinas di Bandara Juanda ternyata seorang ASN, pembunuhnya teridentifikasi
"Kami yakin polisi sudah memindai HP korban dan sudah mengetahui petunjuknya mengarah ke mana. Karena pasti ditemukan nomor yang paling dihubungi pada tanggal itu atau dalam satu minggu terakhir," kata Risang.
Dari keseluruhan rangkaian fakta yang terkumpul, Risang meyakini TKP sebenarnya bukan di Bandara Juanda. Lokasi itu, menurutnya, hanya digunakan pelaku sebagai tempat membuang jenazah korban yang sudah meninggal lebih dulu di tempat lain.
Ia juga menanggapi hasil autopsi sementara. Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan luar turut memperkuat kecurigaan keluarga bahwa RYS tidak meninggal secara wajar.
"Ada indikasi kekerasan dan indikasi kematian yang tidak wajar. Diungkapkan di situ lazim ditemukan pada korban mati lemas, kekurangan oksigen, asfiksia," kata Risang.
Ia menambahkan, penyidik juga sudah memberinya informasi, perihal pelaku sudah teridentifikasi, meski belum ada pengumuman resmi terkait hal itu.
"Kabarnya hanya mengatakan sudah teridentifikasi gitu saja," ujarnya.
Sementara itu, Aparat Polresta Sidoarjo tengah mendalami penemuan mayat perempuan di dalam sebuah mobil Toyota Innova hitam yang terparkir di area Terminal 1 Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (24/6).
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko mengatakan, pihaknya teleah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kamis masih melakukan identifikasi dan anggota masih ke TKP lakukan lidik," kata Siko saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).