Makan korban 5 meninggal dan hambur-hambur uang negara, anggaran latihan militer Kopdes Rp 30 Juta/Orang

 
Selasa, 30 Jun 2026  00:12

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan perubahan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

"Kemenhan melakukan penyesuaian pendekatan kegiatan. Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial, bukan latsarmil lagi," katanya, Senin (29/6/2026).

Menurut Rico, evaluasi juga berdampak pada perubahan materi pelatihan. Kegiatan yang bersifat teknis dan taktis militer akan dikurangi, termasuk latihan menembak yang tidak lagi menjadi bagian dari program.

"Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini," ujarnya.

Berita Terkait
Selengkapnya