Proyek Jalan Desa Karya Nyata Tanpa Papan Proyek, Tanpa Pemberitahuan Ke Camat, Dikerjakan Manual Tanpa Molen - Wartawan  Dikeroyok  Saat Meliput

Proyek Karyanyata SDL Memakan Korban
Senin, 02 Nov 2026  09:56

"Saya sedang menjalankan tugas jurnalistik. Saya sudah tunjukkan ID Card. Tapi saya malah dikeroyok. Saya tidak tahu kenapa mereka begitu marah kalau memang pekerjaannya benar," kata Nopri Hartono.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami Luka di atas telinga dan tangan dan telah menjalani visum di RSUD.

Menurut keterangan korban, para terduga pelaku telah diamankan oleh anggota Polsek Semendo 1 November 2026 lebih dari satu orang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari dinas terkait

Wartawan dan masyarakat Desa Karya Nyata menuntut:

1. Kepada Dinas Terkait Provinsi Sumatera Selatan / PPK: Segera buka dokumen kontrak, RAB, dan spesifikasi teknis proyek jalan di Desa Karya Nyata. Jelaskan mengapa tidak ada papan proyek dan mengapa tidak ada pemberitahuan ke Camat.

2. Kepada Inspektorat Provinsi Sumsel & BPK RI: Lakukan audit investigasi terhadap proyek jalan di Desa Karya Nyata, khususnya terkait mutu beton yang dikerjakan manual tanpa molen dan potensi kerugian negara.

3. Kepada Kapolres Muara Enim: Tangkap ulang dan tahan para pelaku pengeroyokan wartawan. Periksa oknum Polsek Semendo yang diduga melepas pelaku.

4. Kepada Bupati Muara Enim & Gubernur Sumsel: Evaluasi kinerja dinas terkait yang bekerja tanpa koordinasi dengan Camat.

Media ini masih membuka ruang hak jawab kepada Dinas terkait, PPK, Konsultan Pengawas, dan Penyedia Jasa sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Berita Terkait
Selengkapnya