Di Tengah Tangisan Hutan yang Terbakar! DPP MAUNG Serukan Gerakan Reboisasi Masal Demi Keseimbangan Alam Kita yang Terluka

 
Kamis, 29 Okt 2026  19:40

"Kepada Pemerintah: Segera luncurkan gerakan reboisasi masal dan berkelanjutan di seluruh kawasan hutan yang rusak. Jangan hanya menanam jenis pohon komersial — tanamlah kembali keragaman hayati asli daerah tersebut, agar satwa liar dapat kembali menemukan rumah dan makanannya.

Lindungi kawasan hutan yang tersisa dari perambahan, penebangan liar, dan alih fungsi yang tidak bertanggung jawab. Ingatlah: hutan yang utuh adalah hak segala makhluk hidup, bukan hak manusia semata." Tegasnya 

Selain itu, kepada masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh elemen bangsa: Jagalah hutan bukan karena ia milik kita — tapi karena kita juga bagian darinya. Di sana hidup makhluk-makhluk yang Tuhan ciptakan sebelum kita ada.

"Mereka juga punya hak untuk hidup, berkembang biak, dan membesarkan keturunannya dengan tenang. Kita bukan pemilik bumi — kita hanya pengelola yang akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita lakukan terhadapnya." Ungkapnya

Ketika kita menanam satu bibit hari ini, kita bukan sekadar menanam kayu. Kita sedang menyiapkan tempat berteduh bagi burung esok hari. Kita sedang menyediakan sumber makanan bagi hewan yang kelaparan. Kita sedang menjaga keseimbangan udara yang kita hirup setiap saat. Segala mahluk hidup saling terhubung.

"Jika hutan sakit, kita semua sakit. Jika hutan sehat, kehidupan pun berlimpah. Jangan tunggu sampai hutan habis, jangan tunggu sampai satwa punah, jangan tunggu sampai bencana datang berulang.

Saatnya berbuat — untuk kita, untuk anak cucu kita, dan untuk segala mahluk hidup yang berbagi bumi ini bersama kita."  Pungkas DPP LSM MAUNG Menjaga Hutan, Menjaga Segala Kehidupan di Dalamnya. 

(Yogi /Team)

Berita Terkait
Selengkapnya