Bongkar permainan kotor Febrie Adriansyah, Susno Duaji: Sudah dipantau sejak lama

Febrie Adriansyah dikawal masuk menuju tahanan, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026) malam.
Minggu, 26 Jul 2026  12:40

Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji menegaskan, bahwa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah telah dikuntit sejak lama terkait dugaan kasus korupsi batu bara, Krakatau Steel, hingga asuransi Asabri.

"Saya punya informasi yang memang A1. Namun, saya tidak mau menyebutkan informasi dari mana karena memang saya dahulu orang dalam (ordal)," ucap Susno Duadji dikutip dari podcast Akbar Faizal Uncensored, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Febri Adriansyah sudah diikuti kepolisian sejak lama.

"Jadi, ceritanya itu sudah sekian tahun yang lalu, kemudian baru dimunculkan oleh Polri ke permukaan. Menurut keterangan persnya terkait dengan PLN batu bara. Jika, berbicara batu bara tentu kebutuhan listrik, sehingga adanya terjadi black out tetapi jauh sebelum adanya black out. Lalu terkait dengan kasus baja Krakatau Steel, kemudian satu lagi terkait asuransi Asabri," katanya.

Susno Duaji mengatakan, Febrie Adriansyah memang sudah lama diikuti jejak kenakalan dalam korupsi. Hal itu diakibatkan banyak laporan yang masuk ke penegak hukum.

"Ini sudah lama, kita balik kembali ke tahun 2025 atau tahun di mana dia mulai diikuti. Namun, sekarang terbuka semua soal nguntit kepada saudara Febrie, karena banyak laporan terhadap FA ini sudah banyak masuk," tambahnya.

"Laporan itu masuk bukan hanya ke Kortastipikor Polri saja, tetapi masuk juga kepada Polri masuk, KPK, Kejaksaan Agung, dan juga kepada Jamwas. Saya juga meyakini Jamwasnya yang sekarang menjabat. Jamwas itu dahulu sudah dapat laporan soal ini (Febrie). Sama laporannya tentang pada Polri mengenai perilaku-perilaku ini terkait batu bara," tambahnya.

Ia kemudian memberikan secara detail bagaimana dugaan cara bermain Febrie Adriansyah untuk melakukan korupsi.

"Batu bara misalkan, itu kan dipasok sama perusahaan di Kalimantan, kita tidak usah sebutkan namanya. Bicara batu bara tentu bicara jutaan ton. Nah, dari jutaan ton itu, PLN minimal gar-nya harus 4.000 tetapi yang dipasok gar 3.000," ungkapnya.

Berita Terkait
Selengkapnya