Sultan Iskandar Palembang Darussalam Promosikan Menu DBubur Kedai Cek Idham di Simpang Lampu Merah PIM
Sultan Iskandar menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi usaha yang sudah dibangun oleh pak Idham. Seperti diketahui pak Idham sebetulnya, bidang usaha sekarang ini bukan merupakan bidang usaha yang ditekuni oleh beliau.

“Akan tetapi beliau mencoba untuk melakukan sesuatu terobosan baru dan hal ini dampak positifnya banyak sekali salah satunya membuka lowongan pekerjaan dan dapat mengenalkan kembali menu makanan yang ada di Palembang seperti Roti Mariyam dan ratusan makanan Palembang lainnya, sehingga dapat mengangkat history kesultanan zaman dahulu,”tukas Sultan Iskandar.
Secara terpisah, ketika diminta statementnya Rety Septika SH MKn, selaku Ketua Kepengurusan Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengatakan, dibukanya Kedai D’Bubur untuk mewadahi UMKM khususnya di Kota Palembang.
“Untuk menyemarakkan UMKM khususnya di Kota Palembang, kebetulan PPUMI Sumsel berdekatan dengan Kedai kita, dan juga bakal ada toko oleh-oleh PPUMI Sumsel, contoh oleh-oleh makanan khas daerah se Sumsel, ada juga souvenir khas mulai dari baju seperti tas-tas, bros-bros, intinya akan menyediakan berbagai macam asesoris kerajinan tangan, kegiatan ini pastinya akan mendongkrak perekonomian di Kota Palembang. tidak menutup kemungkinan akan ada UMKM lainnya seperti Rujak Diajeng dan macam-macam lainnya,”ucapnya.
“Nanti kita ada space halaman sedikit untuk 10 tenan untuk UMKM kita selenggarakan, mungkin akan ada terus dalam tiap bulannya dan akan bergantian karena tenan ini posisinya ditengah kota, siapa yang nanti dapat kebagian untuk masuk tenannya kita akan jadwalkan,”pungkas Isteri dari Pemilik Kedai D’Bubur Cek Idham atau dikenal dengan nama KMS Ahmad Idham. (Sya)