Waduh..!! Jelang Demo 11 April, Mantan Presiden BEM UNS Solo Dituduh sebagai Provokator
Zakky mengatakan, seandainya tuduhan itu terkait dengan rencana demo mahasiswa 11 April maka hal tersebut telah mencederai kebebasan berpendapat.
Pasalnya, unjuk rasa itu merupakan ekspresi kebebasan berpendapat di negara demokrasi.
“Mungkin ini yang agak mencederai nilai kebebasan berpendapat secara moral dan kultural.”
Meski demikian, teror tersebut tak melunturkan semangatnya untuk mengikuti aksi di Jakarta.
“Insya Allah di Jakarta,” tandasnya.
Zakky juga mengaku, serangan serupa sudah diperolehnya sejak tahun lalu.
“Tahun lalu saat aksi KPK pertama, ketika masuk di salah satu stasiun televisi, hampir semua dapat peretasan,” kata dia.
"Dianggap provokator, dianggap mahasiswa bayaran, ya seperti itu tuduhannya,” lanjut Zakky.
Sebelumnya BEM UNS berencana bergabung dengan BEM SI dalam unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta pada Senin (11/04/2022).*(Lai/Kmp/Red)


