Advertisement

Terindikasi banyak kecurangan, Bupati dan Walikota diminta awasi Stasiun Pengisian Elpiji (SPBE) 3 Kilogram

EKONOMI
Minggu, 26 Mei 2024  09:52
Terindikasi banyak kecurangan, Bupati dan Walikota diminta awasi Stasiun Pengisian Elpiji (SPBE) 3 Kilogram
 

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta para bupati dan wali kota untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) guna memastikan takaran isi tabung LPG 3 kilogram yang bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini sebagai tindak lanjut uji sampel SPBE, yang ditemukan kecurangan LPG 3 kilogram hanya berisi antara 2,2 hingga 2,8 kilogram.

Advertisement

"Kami meminta para bupati dan waki kota untuk meningkatkan intensitas pengawasan, karena ini adalah wilayah mereka. Mereka perlu lebih aktif. Sementara semua kantor Kementerian Perdagangan berpusat di Jakarta, SPBE berada di wilayah kabupaten," kata Zulhas kepada wartawan, Sabtu (25/5/2024).

Dia melanjutkan, "Oleh karena itu, kami mengajak para bupati dan wali kota untuk secara aktif mengawasi masalah ini."

Advertisement Jaro Ade

Zulhas menyatakan keterlibatan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan SPBE sangat penting, mengingat pihaknya telah menemukan adanya 11 SPBE yang diduga melakukan kecurangan.

Ke-11 SPBE itu berada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Purwakarta, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan DKI Jakarta.

Baca juga:
11 SPBE culas!!! Isi gas melon dikurangi, kerugian hingga 19,5 M
Polisi ringkus 3 pengoplos gas LPG di Karawang
Pengoplos gas elpiji subsidi di Bogor dibekuk polisi
Sarang Pengoplos Gas Subsidi Di Cipondoh, Kota Tangerang Terkesan Dibiarkan

"Ada lebih dari 800 SPBE di seluruh Indonesia. Kami telah menemukan 11 SPBE yang tidak sesuai dalam jumlah tabungnya, setelah melakukan pemeriksaan di Jakarta, Tangerang, dan sebagian Bandung serta Cimahi. Di Jakarta, kami menemukan SPBE yang tidak sesuai di Jakarta Utara, Tangerang, dan Cimahi. Itu 11 SPBE yang kami temukan dengan jumlah takaran yang tidak sesuai," ucap Zulhas.

Advertisement

Menurut Zulhas, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dan distributor LPG untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan takaran yang disalurkan sesuai standar.

Pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah praktik penyaluran yang melanggar aturan, seperti pengurangan takaran atau pemalsuan kualitas LPG.

1
2
Berikutnya
TAG:
gas elpiji
gas subsidi
tabung gas 3kg
gas melon
spbe curang

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Benyamin Ingatkan Pengelola Gedung Tinggi di Tangsel Siapkan Manajemen Keselamatan Kebakaran..

Banten   Senin, 24 Jun 2024  23:24

Pj Bupati Lepas Kontingen Kabupaten Tangerang ke Peparpeda VIII Banten

Banten   Senin, 24 Jun 2024  23:09

Kasus korupsi pengadaan LNG, eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan divonis 9 tahun

Tipikor   Senin, 24 Jun 2024  20:35

Pemkab OKU Timur Hadiri Penutupan Rapat Paripurna Ke-48 DPRD OKU TIMUR

OKU Timur   Senin, 24 Jun 2024  19:18

Diduga periksa anak di bawah umur tanpa pendampingan, begini kata pihak Polsek Cibungbulang..

Bogor Raya   Senin, 24 Jun 2024  18:54
Di Delanggu - Klaten, cucu tega habisi nenek karena ngiler kuasai harta
433 jemaah haji Kota Tangerang tiba di Asrama Haji Provinsi Banten  Hotel Grand El Hajj Cipondoh Kota Tangerang.
Pusat Data Nasional masih disandera, Hacker minta tebusan Rp 132 Miliar
Pengadilan Tinggi Jakarta batalkan putusan bebas Hakim Agung non aktif Gazalba Saleh

Sudah ditangkap, pemasok narkoba Virgoun ternyata salah satu kru dari band pengiringnya

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  13:42

Alwi Jaya Terpilih sebagai Formateur Ketua Umum HMI Palopo Periode 2024/2025

LUWU UTARA   Senin, 24 Jun 2024  12:11

Sebut-sebut Taylor Swift dan Coldplay, Jokowi soroti rumitnya perizinan event di Indonesia..

NASIONAL   Senin, 24 Jun 2024  12:02

Sekjen DPW IWO Indonesia Pertanyakan Anggaran & Azas Manfaat Sosialisasi Akbar KPU Prabumulih..

SUMSEL   Senin, 24 Jun 2024  11:58

Tak hadir di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, pihak Polda Jabar dituding mengulur-ulur waktu..

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  10:55

Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Ksatria Ksetra Siguntang

SUMSEL   Senin, 24 Jun 2024  09:50

Dalam Rangka HUT ke-6, Pokja Wartawan Jalin Silaturahmi dengan Mancing Bareng

BOGOR RAYA   Senin, 24 Jun 2024  08:58

Kisruh konser Lentera Festival karena band belum dibayar, Polisi buru panitia

PERISTIWA   Senin, 24 Jun 2024  08:34

Haha! Maling tanaman hias langka tertangkap gegara motor ketinggalan

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  04:56

Penonton konser Lentera Festival di Tangerang ngamuk bakar panggung utama, ini penyebabnya..

PERISTIWA   Senin, 24 Jun 2024  04:25

Airlangga Hartarto: Wajib hukumnya menangkan Airin di Pilgub Banten

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  23:07

PKS resmi usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024, wakilnya tunggu koalisi

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  22:10

Kontak senjata di Sorong, Satgas TNI berhasil kuasai markas OPM

INFO PAPUA   Minggu, 23 Jun 2024  21:33

Bukan Anies Baswedan, PKS usung sosok ini sebagai bakal calon Gubernur Jakarta

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  20:22

Kasus Vina Cirebon, PN Bandung siapkan pengamanan dan pastikan sidang prapreadilan independen..

HUKUM   Minggu, 23 Jun 2024  19:36

3 pemuda asal Jakarta tewas dalam kecelakaan di Tol Cipularang km 76

PERISTIWA   Minggu, 23 Jun 2024  16:48

Ridwan Kamil: Jakarta butuh perubahan, butuh pemimpin yang imajinatif

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  16:16

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Dr. Nurdin Kunjungi TPA Rawa Kucing

BANTEN   Minggu, 23 Jun 2024  16:13

Tanri Abeng, Manajer 1 Miliar itu telah berpulang

PERISTIWA   Minggu, 23 Jun 2024  15:20

Bau busuk dan resahkan warga, Satpol PP Kabupaten Bogor tutup TPA ilegal di Rumpin

BOGOR RAYA   Minggu, 23 Jun 2024  14:27
Selengkapnya