Advertisement

Temuan Truk Pengangkut Zirkon yang Diduga Ilegal, APH Setempat Tak Ada Respons Saat Dilapori

KALTENG
Rabu, 01 Nov 2023  14:36
Temuan Truk Pengangkut Zirkon yang Diduga Ilegal, APH Setempat Tak Ada Respons Saat Dilapori
 

Berawal dari tiga truk yang parkir di depan Kantor Badan Penelitian Aset Negara – Lembaga Aliansi Indonesia DPD Provinsi Kalimantan Tengah (BPAN LAI Kalteng) di Kasongan Kabupaten Katingan, pada Senin malam, (30/10/2023). Karena merasa ada yang mencurigakan, seorang anggota BPAN LAI Kalteng yang sedang berada di kantor mengecek muatan truk-truk tersebut, yang ternyata zirkon.

Sebagai wujud tanggung jawab BPAN LAI sebagai lembaga kontrol sosial, anggota tersebut menanyakan kelengkapan surat-surat terkait pengangkutan zirkon tersebut, lalu ditunjukkan dokumen ala kadarnya yang tidak memenuhi persyaratan lengkap sebagaimana layaknya pengangkutan barang terutama hasil tambang.

Advertisement

Baca juga: Tambang Zirkon Ilegal di Kasongan Lama Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Beberapa waktu kemudian datanglah dua orang di mana salah seorang di antaranya yang berinisial R mengaku sebagai  pemilik zirkon-zirkon yang diangkut oleh truk-truk tersebut. R meminta kepada Ketua BPAN LAI Kalteng agar truk-truk tersebut dapat melanjutkan perjalanan, namun ditolak sebelum menunjukkan surat-surat kelengkapan, terutama surat jalan. Bahkan R mencoba menyuap dengan memberikan sejumlah uang, namun tetap ditolak.

Karena makin kuat indikasi muatan zirkon di truk-truk tersebut adalah barang haram alias ilegal, Ketua BPAN LAI Kalteng menghubungi petugas piket di Polsek Katingan Hilir untuk menindak lanjuti temuan BPAN LAI Kalteng tersebut. Namun petugas di Polsek itu tidak memberikan respons.

Advertisement Jaro Ade

Setelah itu truk-truk tersebut kabur meninggalkan lokasi kantor BPAN LAI Kalteng. Kemudan Kantor BPAN LAI Kalteng pun ditutup mengingat hari sudah malam.

Tak berapa lama kantor BPAN LAI Kalteng didatangi massa yang termonitor melalui CCTV, dan dua di antaranya dikenal berinisial HK dan S. Karena merasa ada yang tak beres, Ketua BPAN LAI Kalteng menghubungi petugas di Polsek Katingan Hilir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah petugas dari Polsek Katingan Hilir datang ke lokasi barulah Ketua BPAN LAI Kalteng menemui perwakilan massa. HK yang terindikasi berada dalam pengaruh alkohol menuduh BPAN LAI Kalteng menahan dokumen truk pengangkut zirkon yang diduga ilegal itu, namun dibantah karena fakta yang sebenarnya dokumen tersebut tertinggal akibat truk-truk itu buru-buru kabur dari lokasi.

Advertisement

Baca juga: Seorang Pengusaha Tambang yang Diduga Ilegal di Katingan - Kalteng Enggan Selesaikan Hutang Piutang

Keesokan harinya Ketua BPAN LAI Kalteng melaporkan kejadian tersebut ke DPP LAI di Jakarta dan dinstruksikan untuk menindak lanjuti dengan laporan resmi.

1
2
Berikutnya
TAG:
kasongan
katingan
tambang ilegal
kalteng

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Marwan Hamami Tegaskan Asep Japar telah Tempuh Mekanisme Partai Golkar untuk Pilkada Sukabumi..

Jabar   Minggu, 26 Mei 2024  21:29

Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum

Nasional   Minggu, 26 Mei 2024  20:08

Kasus Vina Cirebon, Indonesia dianggap darurat hukum, Hotman Paris minta bantuan Jokowi

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  19:31

Polda Jabar nyatakan tidak ada lagi DPO dan tidak ada pejabat terlibat dalam kasus pembunuhan..

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  16:07

Dihadirkan dalam konpers, Pegi berontak dan bantah keterangan polisi

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  14:44

Pengeboran Ilegal Driling Di Keluang di Duga Menelan Korban

SUMSEL   Minggu, 26 Mei 2024  14:06

Pengedar tramadol dan hexymer di Pandeglang dibekuk polisi

DAERAH   Minggu, 26 Mei 2024  09:56

Terindikasi banyak kecurangan, Bupati dan Walikota diminta awasi Stasiun Pengisian Elpiji (SPBE)..

EKONOMI   Minggu, 26 Mei 2024  09:52

60 Panwascam Se-OKU Timur Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Enos

OKU TIMUR   Minggu, 26 Mei 2024  09:00

Ayah Eky terkesan enggan tuntaskan kasus Vina Cirebon, Pengacara: apa yang anda takutkan?

HUKUM   Minggu, 26 Mei 2024  08:15

Netizen geram! Pemotor di Purwakarta jatuh terlindas truk gegara polisi, malah keluarga korban..

DAERAH   Minggu, 26 Mei 2024  07:31

Cisadane Meluap, Benyamin: "Prioritaskan Bantuan Terdistribusi ke Masyarakat yang terdampak!"..

BANTEN   Minggu, 26 Mei 2024  06:41

Pemdes Ulak Ata tuntaskan berbagai pembangunan fisik bersumber dari DD TA.2024

LAMPUNG   Sabtu, 25 Mei 2024  22:10

Kang Asep Japar Menyapa Warga Desa Palasari Girang Dengan Penuh Kharisma

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  21:19

Kang Asep Japar Berkunjung ke Ponpes Yatim Nurul Muhtadiin Bojonggenteng Sukabumi

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  21:04

Paduan Suara Lipur Cindo Tampil Memukau pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2024 di Palembang..

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  18:44

Situasi Kamtibmas Wilkum Sanga Desa Tidak Kondusif, Masyarakat dan LSM POSE RI Bakal Demo di..

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  18:38

Pria di Bogor Dianiaya hingga Tewas, Lalu Dibuang ke Tamansari, Polisi Ungkap Kronologi dan..

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  18:26

17 KK di Jaktim mengungsi akibat kali Ciliwung meluap

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  18:08

11 SPBE culas!!! Isi gas melon dikurangi, kerugian hingga 19,5 M

EKONOMI   Sabtu, 25 Mei 2024  16:36

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Soroti Skandal Pemilihan PPK di KPUD

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  16:33

Hujan Deras, Kota Bogor Dilanda Bencana, 6 Jiwa Terancam

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  15:42

Jokowi bersama Gibran dan cucu liburan ke Candi Borobudur

NASIONAL   Sabtu, 25 Mei 2024  14:46

Korban Panah di Langgur Selamat, Keluarga Rahabav Sampaikan Terimakasih Kepada Kapolda

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  14:20

Bus rombongan Study Tour kecelakaan di OKI. Sopir kabur, 2 tewas dan 25 luka-luka

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  14:09
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link