Tantangan terbesar Presiden RI mendatang: Meneruskan program hilirisasi Presiden Jokowi
Jika program hilirisasi ini berhasil akan membuat "lompatan besar " Yang luar biasa bagi kemajuan perekonomian Indonesia.
Tentu dengan peningkatan perekonomian yang drastis, kita akan mampu melakukan pembangunan disegala bidang. Ujungnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
Dari penguasaan produksi dan pasar Battery Listrik Indonesia akan berperan dominan didunia. Dampak lain kita akan menjadi negara "kuat " di kawasan Asia maupun didunia.
Menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi yang tinggal 1 tahun lagi, pertanyaan terbesar terkait Presiden mendatang setelah Jokowi mampukah mempertahankan dan melanjutkan program hilirisasi itu?
Jokowi adalah fenomena, sebelum hilirisasi kebijakan yang tergolong berani dan beresiko adalah pengambil alihan saham mayoritas Freeport dan merebut kembali Blok Mahakam.
Sehingga untuk Presiden mendatang yang dibutuhkan bukan sekedar "lips service" akan melanjutkan program kerja Jokowi, namun juga komitmen yang ditopang dengan visi serta rekam jejak, dan jika perlu dituangkan dalam kontrak politik untuk melanjutkan program kerja Jokowi terutama hilirisasi yang sangat banyak tantangan dan hambatan itu.
Oleh karena itu kita harus pastikan sosok Presiden terpilih, adalah sosok Nasionalis, Petarung yang berani berjuang membela kepentingan bangsa dan tanah airnya.
Kekayaan Indonesia memiliki :
# Cadangan Nikel no 1 di dunia


