Spanduk "KUKIRA CUMA HATIKU YANG REMUK, JUBULE DALANE HO''O" Terpasang di Jalan Rusak Boyolali, Warga: Dampak Truk Pengangkut Dari Penambangan
Antara konyol juga membuat tertawa, penampakan diakses jalan tersebut terpasang spanduk berbentuk hati dan bertuliskan "Tak kiro Mung Atiku Seng Remuk, Jebule Dalane Ho'o (Aku Kira Cuma Hatiku saja yang Remuk, Ternyata Jalannya Juga)". Gambar itu pun terpasang disisi kanan dan kiri bahu jalan.
Narasumber lain, ST (26), salah seorang warga setempat saat ditemui awak media juga mengungkapkan, soal adanya spanduk tersebut juga tidak tahu siapa yang memasangnya, menurutnya spanduk itu sufah dipasang sejak Sabtu malam kemarin dan diketahui warga minggu pagi.
"Saya tidak mengetahui siapa yang memasang banner berisi protes jalan rusak itu. Kemarin sabtu sore sich belum ada. Terus tadi pagi sudah ada, kemungkinan malam minggunya dipasang," Ungkapnya.
ST pun mengakui jika jalan penghubung Sambi-Tlatar, Boyolali ini banyak kerusakan, kemudian dimusim penghujan kemarin banyak titik rawan yang becek berlubang.
Dia juga menceritakan, jalan yang rusak selain dampak dari truk pengangkut dari tambang galian C, juga pernah terjadi pipa air dipinggir jalan yang pecah bocor, sehingga mengalir menggenangi jalan umum. Namun saat ini sudah ditutup kubangannya.
"Benar di jalan yang rusak itu ada pipa airnya yang pernah pecah. Lalu meluap Jadi genangan air, jadi jika ada titik lubang dijalan yang kecil pun jadi melebar. Beruntung, kubangan itu sudah ditutup dengan pasir dan batu, jadi sudah tidak terlihat lagi." ujar dia.
Meskipun begitu, kondisi jalan penghubung Sambi-Tlatar yang rusak tetap menyulitkan pengguna kendaraan setiap kali melewatinya. Berdasarkan informasi para warga pula beberapa kali terjadi kecelakaan, khususnya kecelakaan tunggal yakni pengendara jatuh terpental sendiri karena terpeleset kubangan jalan. (Awi)


