Sistem Pengelolaan Dana Desa Karya Mukti Kini Mulai Terkuak
Bantuan Perikanan: Penggunaan dana sebesar Rp 25.000.000 untuk bantuan pakan dan bibit ikan kepada kelompok tani.
Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa: Penggunaan dana sebesar Rp 5.000.000 untuk peningkatan pengembangan dan pengelolaan administrasi keuangan desa berbasis aplikasi siskeudes dan sipades.
Total dana yang digunakan mencapai puluhan juta rupiah, namun pihak wartawan dan masyarakat sudah mulai mencurigai bahwa sebagian besar anggaran tersebut tidak sesuai dengan fakta
Pasalnya berdasarkan keterangan dari warga setempat bahwa pelaksanaan tersebut tidak banyak melibatkan masyarakat banyak diantaranya didalam sistem padat karya tunai
Sepeeti yang di sampaikan inisial ,AM saat dibincangi belum lama ini " Mas didalam sistem perkerja setahu saya tidak banyak yang di libatkan apalagi mengenai pembangunan ,nah itupun tidak begitu, sistem seperti mas jelaskan yaitu padat karya tunai katanya
Lanjutnya " kemudian kalau semua mengenai upah juga tidak sesuai dengan sistem itu yang ada semua itu orang orang tertentu yang berkerja dan bisa di katakan di borongkan ,tuturnya
Kemudian Beberapa kali awak media mencoba konfirmsi kepala desa karya mukti namun tidak pernah ada jawaban apapun hingga untuk meningkatkan dan mendapatkan hak jawab lebih lanjut awak media langsung datang kediaman kepala desa namun juga mendapatkan hasil yang nihil (Andika Saputra)


