Sinergitas Pasangan JADI Bersama Puluhan Penggiat Media Dalam Kontestasi Pilkada OKI.
"Dengan demikian, bukan hanya sebagai tempat berbagi informasi dan koordinasi, Media Centre JADI juga memastikan bahwa para jurnalis mendapatkan hak mereka secara adil," ucapnya.
Salim mengakui, mungkin dari sebagian rekan-rekan media memandang nilai kontrak kerjasama tersebut bukanlah harga ideal untuk penyebaran informasi, namun ia berharap hal itu dipandang sebagai komitmen serta ketulusan pasangan JADI untuk tetap bersama-sama melangkah dengan rekan media,
"Jangan lihat dari nilai kontraknya, tapi bagaimana pasangan JADI punya niat tulus untuk terus bersama rekan-rekan. Komitmen jangka panjang bersama pasangan JADI berawal dari titik sekarang ini," bebernya.
Awalnya, Media Centre JADI dibuka dengan menargetkan secara sederhana, yakni menyediakan ruang bagi 50 media untuk bersinergi. Namun, seiring dengan berkembangnya kepercayaan dan antusiasme dari kalangan penggiat media, dari target semula, jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat.
Koordinator Divisi Media Sosial dan Konten Tim Pemenangan JADI, Rachmat Sutjipto, mengungkapkan bahwa sejak awal peluncurannya, terjadi lonjakan signifikan dalam pendaftaran media. "Dari semula kita targetkan 50 media, kini sudah membengkak menjadi 93. Atas petunjuk langsung dari pasangan calon, kenaikan ini disetujui, meskipun sebenarnya di luar ekspektasi awal kami," jelasnya.
Rachmat menambahkan bahwa kenaikan jumlah media yang bergabung bukan hanya sekadar angka. Ini menunjukkan besarnya kepercayaan yang diberikan oleh para wartawan terhadap pasangan JADI.
"Mereka tidak hanya sekadar liputan, tapi benar-benar ingin berpartisipasi dalam menyebarkan pesan-pesan pasangan JADI. Lonjakan ini menjadi tanda bahwa ada hubungan saling menghormati yang terbangun di antara kedua belah pihak," ujarnya.
Salah satu kelebihan Media Centre JADI adalah kemudahannya dalam mengakomodasi kebutuhan para wartawan. Rachmat menegaskan bahwa tidak ada ketentuan yang memberatkan bagi wartawan yang ingin bergabung
"Kami memahami bahwa rekan-rekan jurnalis punya pekerjaan rutin. Kerjasama ini tidak akan mengganggu kegiatan mereka sehari-hari. Selain rilis, mereka juga dapat berinteraksi melalui akun-akun resmi JADI di media sosial seperti Facebook dan Instagram," urainya.


