Siapkan 6.000 Beasiswa, Jurus Ampuh Calon Bupati Bogor Jaro Ade Hapus Angka Putus Sekolah
Jaro Ade pun menyinggung soal PPDB yang banyak dikeluhkan masyarakat. Baginya, pihak sekolah tidak bisa disalahkan 100 persen, karena terikat dengan kebijakan maupun peraturan.
Penambahan sekolah negeri di setiap kecamatan merupakan salah satu solusi agar para orang tua bisa menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah negeri.
“Coba kita lihat setiap penerimaan siswa baru, sekolah negeri menjadi incaran, tapi kan tidak bisa mengakomodir semua karena keterbatasan kapasitas sekolahnya, untuk itu perlu adanya penambahan sekolah–sekolah negeri di setiap kecamatan,” tegas Jaro Ade.
Begitupun pendidikan non formal seperti pondok pesantren wabil khusus pesantren salafi yang berada di perkampungan, banyak santriawan santriwati memilih mondok karena orang tuanya tidak memiliki biaya untuk menyekolahkan anaknya.
“Jika ada santri yang sambil sekolah kita bantu biayanya dengan beasiswa, jika ada santri yang putus sekolah, kita dukung dan bantu agar melanjutkan sekolahnya. Jadi, antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum berimbang,” ucap Jaro Ade.
Kemudian lanjut Jaro Ade, jika ingin membangun sebuah negara dan diperhitungkan di mata dunia, harus dimulai dari desa terutama di bidang pendidikan.
Tentunya, pemerintah harus hadir dan berperan aktif memberikan segala kemudahan serta fasilitas pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal untuk para pemilik masa depan.
"Jika hari ini kita tidak memperjuangkan cita-cita mereka, lantas apa yang akan kita wariskan kepada para penerus negeri ini, sudah cukup kah bekal pengetahuan dan pendidikan mereka, mampukan mereka bersaing dengan dengan negara-negara maju," tutup Jaro Ade. (Yogi)

