Serahkan 10.000 Sertipikat, Presiden Jokowi: Hati-Hati, Banyak Sengketa Tanah
Khusus kepada warga di wilayah Jakarta Utara yang sudah menerima sertipikat, Presiden Jokowi mengatakan, dengan memegang sertipikat, maka tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki menjadi jelas.
Namun demikian, Kepala Negara tetapkan mengingatkan agar berhati-hati karena yang namanya sengketa tanah ada dimana-mana. Tidak hanya di Jakarta, di seluruh Indonesia ini yang namanya sengketa dimana-mana.
“Sedih saya. Antara tetangga dengan tetangga, antara masyarakat dengan pemerintah, antara masyarakat dengan BUMN, antara masyarakat dengan perusahaan, banyak sekali,” ungkap Kepala Negara.
Untuk itu, Presiden Jokowi berpesan kalau sudah pegang sertipikat agar diberi plastik. Kemudian jangan lupa juga difoto copy, sehingga nanti kalau sertipikat aslinya hilang masih punya foto copy, ngurus ke kantor BPN mudah.
Kalau toh sertipikat itu mau ‘disekolahkan’, Presiden mempersilakan karena itu hak masyarakat. Presiden hanya mengingatkan untuk berhati-hati kalau mau pinjang uang ke bank. “Tolong dihitung, tolong dikalkulasi, bisa ngangsur nggak setiap bulan, bisa mencicilnya nggak setiap bulan? Hati-hati, sudah pegang sertipikat kalau salah hitung ini bisa hilang,” tutur Presiden Jokowi seraya menambahkan, bahwa ini adalah penting untuk keluarga.


