Saatnya Pemuda Berani Rebut Panggung Politik 2024
"Kita harus berani melakukan bargaining sampai dengan kontrak politik, selanjutnya mendorong dan mendukung calon-calon yang berani berpikir 'out of the box' dan menunjukkan keberpihakan secara nyata kepada pemuda," jelasnya.
Jika masih apatis atau salah memberikan dukungan, pemuda harus menunggu 5 tahun lagi untuk memperjuangkan kembali.
"Saya contohkan untuk pilpres, kaum pemuda butuh presiden seperti Bapak Jokowi yang berani berpikir 'out of the box' dan telah menunjukkan keberpihakan secara nyata terhadap pemuda," lanjut Jodhi.
Sehingga untuk pilpres 2024, sudah semestinya para pemuda mendukung calon presiden yang setidaknya sejalan serta berkomitmen melanjutkan program kerja dan kebijakan Presiden Jokowi khususnya yang berkaitan dengan pemuda.
(red)


