Proyek Pengerjaan Pasar Hewan Sumberlawang Sragen di Soal, Rehab Yang Menelan Anggaran Rp6,5 Miliar Itu di Duga Adanya Penyimpangan
"Ini yang riskan, tiang ikat untuk sapi bila nggak kokoh. Wes, dijamin pasar kayak ajang pacuan kuda. Sapi ucul iso playon ngamuk ditengah pasar. Sekalian lantai jika nggak kuat, siap-siap saja jadi ajang doker-doker kaki sapi. Karena ada yang agresif, perlu dipahami kotoran (letong) sama kencinge juga ganas," imbuhnya.
Aktivis media yang lain Bambang juga ikut angkat bicara, sorotan lain yakni pada lantai parkiran motor yang sebagian tituk sudah mulai retak. Diduga pemadatan dengan tanah urug tidak maksimal.
Saat awak media menkonfirmasi para pemangku wilayah, dari pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Pasar Hewan Sumberlawang hingga sampai dengan tokoh Kepala Desa Ngandul belum ada respons untuk dimintai keterangan.
Diketahui untuk Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (KPPP) Kabupaten Sragen sendiri dikepalai oleh Toto Sukarno. Bahwasanya harapan besar para warga masyarakat untuk proyek pasar hewan Sumberlawang dibangun sesuai dengan speak maupun RAB.
"Disisi lain pihak inspektorat juga diharapkan saat terjun langsung melakukan pengecekan pekerjaan dilokasi lebih jeli dan teliti agar tidak ada hal yang jadi permasalahan." ujarnya. (Tim)


