Presiden Jokowi Dukung Hukuman Berat Untuk Koruptor, Bandar Narkoba, dan Teroris
“Peradilan adalah pilar utama agar negara kita bergerak cepat menuju negara maju yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.
Karena itu, lanjut Presiden, selain kerja keras dalam perumusan dan pelaksanaan program-program pembangunan, pondasi utama yang bisa mengantarkan kita sebagai negara maju adalah sistem dan proses hukum yang betul-betul kredibel dan dipercaya yang menghadirkan kepastian hukum, dan menghadirkan penegakan hukum yang memberikan keadilan dan rasa keadilan masyarakat.
Oleh karena itu, Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap setiap upaya MA untuk menciptakan badan peradilan yang transparan, yang profesional, dan yang terpercaya.
“Penerbitan sejumlah peraturan MA/ PerMA yang progresif, pembaharuan manajemen perkara melalui sistem quality control perkara, moderenisasi sistem dan penyetoran biaya perkara, pencanangan berbasis sistem elektronik dan penyempurnaan standar digitalisasi klasifikasi perkara, serta terobosan-terobosan positif lain yang dilakukan oleh Mahkamah Agung,” ungkap Presiden Jokowi.
Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2017 itu dihadiri oleh Ketua MA Prof. Dr. M. Hatta Ali, Seskab Pramono Anung, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta, Jaksa Agung Prasetyo SH, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Setkab)


