Nasional

Presiden: Atasi Banjir Jakarta, Sodetan Kali Ciliwung Selesai April

Presiden: Atasi Banjir Jakarta, Sodetan Kali Ciliwung Selesai April
Foto: Presiden Joko Widodo (tengah) ditemani Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kanan) saat meninjau Proyek Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023)
Selasa, 24 Jan 2023  17:18   |   Dibaca: 143

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta Timur, rampung April mendatang. Presiden menyebut, sodetan ini akan mengurangi banjir di Ibu Kota DKI Jakarta.

"Kita harapkan nanti di April Insya Allah sudah selesai. Dan ini akan mengurangi banyak sekali lahan genangan, lahan banjir yang ada di Jakarta," kata Presiden saat meninjau proyek Sodetan Ciliwung, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).  

"Kalau sudah dibuka (Sodetan Ciliwung), (dengan status banjir) siaga IV, itu akan mengurangi 33 meter kubik per detik, gede banget. "Kemudian kalau siaga I, 63 meter kubik per detik, gede sekali," ujarnya.

Presiden mengungkapkan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan dari hulu ke hilir. Pemerintah, kata Kepala Negara, sebelumnya telah membangun Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di bagian hulu.

"Kita tau penanganan banjir di Jakarta harus dari hulu sampe ke hilir. Di hulunya sudah kemarin selesai dibangunan Bendungan Ciawi kemudian Bendungan Sukamahi, udah, di atas," ucapnya.

Ia, menambahkan selama 1,5 bulan terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membebaskan lahan untuk pembangunan sodetan tersebut. "Ini kemarin satu setengah bulan telah dibebaskan lahan di sini, sehingga bisa dimulai lagi pengeborannya," katanya. 

Kepala Negara mengatakan, setelah Sodetan Ciliwung selesai dibangun, upaya penanganan banjir Jakarta akan dilanjutkan. Beberapa langkah diantaranya dengan memaksimalkan pompa di sungai dan juga normalisasi sungai-sungai yang melintasi DKI Jakarta. 

"Kali-kali yang lainnya juga harus dinormalisasi kalau kita ingin Jakarta tidak banjir. Plus (ditambah) yang di utara banjir rob, baik degan tanggul laut maupun dengan giant sea wall itu juga harus segera dimulai," katanya.

TAG:
Berita Terkait
Fokus
Populer
Populer
Tabloid Media Aliansi Indonesia
<