Prabowo: Aroma Pengkhianatan dalam Situasi Politik Menuju Pilpres 2024

Prabowo: Aroma Pengkhianatan dalam Situasi Politik Menuju Pilpres 2024
Foto: Partai Gelora Indonesia menggelar acara deklarasi dukungan terhadap bacapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto di Djakarta Theater, Sabtu (02/09/2023).
NASIONAL
Sabtu, 02 Sep 2023  14:31

Bakal calon presiden yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto mengatakan situasi politik Tanah Air menjelang Pilpres 2024 saat ini sarat akan aroma pengkhianatan.

"Tadinya, saya ditentang untuk bergabung oleh pengikut-pengikut saya sendiri. Saya dituduh pengkhianat. Akhir-akhir ini memang sarat aroma-aroma pengkhianatan," kata Prabowo Subianto dalam pidato politiknya saat deklarasi Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (02/09/2023).

Ucapannya itu tidak ditujukan kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang memutuskan hengkang dari KIM dan memilih beralih ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mendukung Anies Baswedan.

Baca juga: Gerindra Hormati Keputusan PKB Terima Pinangan NasDem

Prabowo menyampaikan hal itu saat menceritakan momen dirinya bergabung ke Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf AMin, di mana Jokowi menjadi rivalnya saat Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Prabowo mengatakan bahwa dia terus menjelaskan kepada para pendukungnya soal alasan dirinya masuk ke pemerintahan Jokowi sebagai menteri pertahanan.

"Saya harus menjelaskan, lama-lama mereka paham. Semakin Indonesia tidak bersatu, semakin kekuatan dunia ini senang," kata ketua umum Partai Gerindra itu.

Sementara itu, terkait situasi politik menjelang Pilpres 2024, khususnya terkait peta koalisi yang berubah selepas PKB mengalihkan dukungannya ke Anies Baswedan, Prabowo menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada rakyat.

Baca juga: Survei Indikator Politik: Ganjar Rebound Kalahkan Prabowo

"(Sekarang ada) Rekayasa ini, rekayasa itu. Ulah ini, ulah itu. Tidak ada masalah. Rakyat yang akan menilai kita. Jangan mengira perbuatan kita tidak dinilai oleh rakyat. Jangan dikira ucapan kita tidak dipelajari oleh rakyat," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menegaskan tidak masalah jika ada orang membohongi dirinya atau berkhianat terhadap padanya.

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
pilrpres
prabowo
anies
pngkhianat
pkb
gerindra
Berita Terkait
Selengkapnya