Pemilu 2024 Makin Dekat, ICW Sebut Bakal di Bayangi Korupsi dan Politik Uang

Pemilu 2024 Makin Dekat, ICW Sebut Bakal di Bayangi Korupsi dan Politik Uang
Kantor Corruption Watch (JCW)
SOLO RAYA
Selasa, 17 Okt 2023  19:57

"Kasus korupsi di Jateng dari tahun ke tahun tidak ada penurunan signifikan malah sebaliknya ada potensi makin besar, baik dilakukan pihak legislatif maupun eksekutif," terangnya.

Di sisi lain, dalam persiapan menyambut pemilu 2024, pihaknya masih menghimpun data-data baik  dari calon anggota parlemen maupun eksekutif yang melakukan pelanggaran. Serta tujuannya, untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

"Kami masih menghitung pelanggaran yang dilakukan calon anggota parlemen dan eksekutif pada saatnya akan dipublikasikan," jelasnya.

Senada juga diungkapkan Divisi korupsi politik ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, terkait potensi korupsi di Pemilu 2024 masih berupa praktik politik uang. 

Penanganan politik uang saat ini tidak maksimal karena hanya yang ditindak adalah tim suksesnya. 

"Kasusnya tidak digali lagi, seperti mendapatkan uang dari mana, siapa yang perintah, rantai penegakan hukumnya putus di situ," ungkapnya.

Ia menyoroti pula anjloknya Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index (CPI) yang dirilis oleh lembaga Transparency International yang mana angka CPI turun dari 38 ke 34. Penyebab penurunan indeks persepsi korupsi adalah korupsi politik yang menjadi akar praktik korupsi di Indonesia.

Mengacu data di KPK dari 1.519 tersangka yang ditangkap dari tahun 2004-2022, sebanyak 521 tersangka berasal dari klaster politik. 

"Penurunan terburuk sejak era reformasi.  Memang tak mengejutkan sesuai diprediksi sejak lama, terutama pada tahun 2019 sejak mencuat tagar Reformasi dikorupsi. Sepertiga tersangka kasus korupsi di KPK berasal dari anggota legislatif, kepala daerah, begitu sedemikan rupa kondisi korupsi politik di Indonesia," Imbuhnya.

<<
1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#politik
#korupsi
#jcw
#pemilu
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita