Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2024 di Palembang: Langkah Menuju Profesionalisme
Dari 300 peserta yang mengikuti sertifikasi kali ini, mereka terdiri dari berbagai jenis keterampilan seperti tukang batu bata, tukang kayu, tukang keramik, tukang cat, dan tukang baja ringan. Hal ini menunjukkan beragamnya keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang konstruksi.
Bastari Yusak juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan tenaga kerja yang telah bersertifikasi. "Gunakanlah tukang yang sudah sertifikasi agar kualitas bangunan terjamin sesuai standar kerja konstruksi," pungkasnya.
Program sertifikasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palembang dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi. Dengan adanya sertifikasi, tenaga kerja tidak hanya memiliki keterampilan yang terstandarisasi tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk bersaing di dunia kerja.
Pada akhirnya, pelatihan dan sertifikasi ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kota Palembang. Kualitas konstruksi yang lebih baik akan tercapai, dan tenaga kerja yang lebih profesional akan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan profesionalisme tenaga kerja konstruksi. Dengan demikian, sektor konstruksi di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan nasional.(Manda)


