Laut Mengkubung-Batu Hitam kembali Dihajar Tambang Ilegal

Laut Mengkubung-Batu Hitam kembali Dihajar Tambang Ilegal
 
BABEL
Minggu, 04 Feb 2024  13:09

Bangka - Maraknya kabar kembalinya aktifitas tambang timah ilegal di wilayah tangkap nelayan Batu Hitam dan  Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, membuat Tim awak media melakukan investigasi, Sabtu (03/02/2024).

Berdasarkan hasil investigasi dan pemantauan, Tim awak media menemukan bahwa memang benar masih adanya aktifitas tersebut yang berlangsung hingga saat ini.

Kemudian Tim awak media pun mencari tahu siapa aktor dibalik beraktifitasnya kembali penambangan timah di wilayah tangkap nelayan tersebut.

Baca juga: Sungai Rumpak Mengkubung Dihajar Tambang Ilegal

Dari keterangan narasumber bahwa yang beraktifitas itu merupakan binaan oknum warga inisial D, serta diduga pegangan beberapa oknum anggota dari berbagai instansi.

"Masih ramai yang kerja di Batu Hitam-Mengkubung, yang kerja rombongan D dan Kubu siluman yg diduga pegangan Oknum Anggota. Sekarang ini mereka tidak menggunakan Pospam lagi tapi sistem jemput bola, yang mana melibatkan oknum anggota untuk mengambil cantingan bersama panitia kampung yg dikordinir sdr. D," jelas narasumber kepada Tim awak media.

Diharapkan kepada Aparat Penegak Hukum terkait, Kapolres Bangka dan Kapolda Bangka-Belitung  agar dapat segera menindaklanjutinya, karena sudah melanggar Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 4 tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda 100 miliar rupiah. (Zul)

Baca juga: Fakta Beraktifitasnya Kembali Tambang di Batu Hitam Mengkubung

Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
mengkubung
batu hitam
bangka
tambang ilegal
Berita Terkait
Selengkapnya