LAI BPAN Sumsel Temukan Adanya Kejanggalan RAB Pengerjaan Pembangunan Parit Air di Jalan Pasir Putih Banyuasin
Siring ini lanjut Yohan Aidi, merupakan renovasi dinding siring keseluruhan 100 meter – 120 meter min plus 250 meter kiri kanan. Dengan ada siring dirusak itu dibuat bukan renovasi, anda lihat sendiri itu siring jalan rusak terkuak lebar. Namun Yohan mengaku secara perlahan sudah diperbaikinya dengan membuat lebar 40 cm tinggi 30 cm.
Secara terpisah Ketua LAI BPAN Wilayah Sumsel, Syamsudin Djoesman mengatakan, melalui salah satu anggotanya telah menemukan adanya kejanggalan pengajuan dana RAB proyek pembangunan siring Jalan Pasir Putih di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin. Proyek pembangunan siring jalan ini merupakan swadaya perusahaan namun menunjuk pelaksana tugas adalah Ketua RW 03 Kelurahaan Sukajadi.

“Anggota kami telah menemukan ada kejanggalan pengajuan RAB dana pembangunan siring Jalan Pasir Putih Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. temuan ini seperti surat pengajuan dana RAB Pangkalan Balai tanggal kosong Nopember 2024, disini tidak ada nama jalan, ukuran volume juga tidak ada, nah dengan dana Rp.200 juta lebih mau dibangunkan 10 meter kiri dan 10 meter kanan mau bilang apa kita, ini sudah jelas menunjukkan laporan anggarannya mereka itu tidak jelas.
Jadi mengenai gunjang ganjing Yohan Aidi selaku pak Ketua RW 03 mau digulingkan alhamdullilah toh kenyataannya masih dikerjakan dan dibangun oleh pak RW dengan melalui dana pembangunan swadaya perusahaan,” pungkas Syamsudin.
Untuk diketahui, proyek pembangunan siring Jalan Pasir Putih di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin, sekarang sudah dikerjakan oleh Ketua RW 03 sebagai Pemimpin Proyek Perbaikan Parit/Saluran Air Jalan Pasir Putih, melalui dana swadaya yang tergabung dari beberapa perusahaan, diantaranya PT Hokkan Deltapack Industri, PT Alam Perkasa Lestari, PT Nusantara Multi Kreasi, PT Vitara Guna Plasindo, PT Bumi Pasir Putih, PT Es Kristal Hupindo, CV Bosindo Cahaya Cemerlang. Sebelum proyek ini berjalan sudah beberapa kali diadakan rapat dengan masyarakat setempat, yang dihadiri beberapa Ketua RT, tokoh adat, tokoh agama bahkan pihak pemerintahan, Lurah, Babinsa serta Bhabinkamtibmas. (Tim)


