Kunker Wakapolda Jatim ke Polsek Gempol, Polres Pasuruan
Wakapolda juga menekankan agar mengajak nakes untuk melakukan rapid test terhadap tracking keluarga yang terpapar, data yang ada agar update setiap hari dan selalu memberikan himbauan himbauan kepada keluarga terkait penularan penyebaran virus tersebut.
"Apabila ada warga yang melanggar kita wajib memberikan sanksi dan dikuatkan dengan SK Bupati. Setiap melakukan vicon dengan Kapolda para Kapolsek harus memahami dan menjalankan arahan pimpinan. Jangan ada terulang kembali khususnya perebutan jenazah covid 19 dan lakukan komunikasi terhadap rumah sakit rujukan, karena RS rujukan harus ikut didalam posko gugus tugas tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai Desa," tegas Wakapolda.
Dia juga berharap agar nakes selalu mengkomunikasikan kepada kita, supaya bisa diakukan pengamanan dan melakukan penggalangan terhadap keluarga jenazah, kalau bisa membuat group untuk bisa digunakan percepatan informasi. Resiko apabila ada pengambilan jenazah confirm akan menjadikan claster baru di wilayah itu.
Tracking harus bisa dipertanggung jawabkan agar bisa dilakukan isolasi dan rapid tes, selanjutnya bisa kita berikan probiotik tersebut.
"Saya menyampaikan pesan Kapolda Jatim, tolong Kapolsek dengan Nakes Puskesmas terkait update warganya yang terpapar covid 19. Kalau arahan Kapolda tidak dijalankan, bisa bisa Pasuruan menjadi rangking pertama. Apabila dibutuhkan sembako untuk warga yang terpapar, Kapolsek bisa mengajukan kepada Kapolres. Fungsi kampung tangguh dan tugas gugus selalu diberdayakan, minimal para BBKTM punya data nama2 yang terpapar," Wakapolda menjelaskan.
"Harapan kami, kita harus bisa memutus rantai covid 19 dan selalu terapkan protokol esehatan," tutupnya.

Sementara itu Kapolres Pasuruan menambahkan, ada 428 yang terpapar dan merupakan warga Pasuruan.
"Kami juga berharap untuk tambahan personil karena Polres Pasuruan hanya 867 personil. Tentang warga terpapar, sembuh dan meninggal dunia akibat covid- 19. Kapolres bertutur kalau Probiotik dan Vitamin C sudah Kami distribusikan kepada warga Pasuruan dan berjalan hingga saat ini," paparnya. (Haidir)


