Kinerja Inspektorat Banyuasin dinilai lemah, Penegakan hukum terkait Proyek Pembangunan tanggul penahan banjir desa Upang cemara di pertanyakan
“Ini akibat dari lemahnya pengawasan dari pihak Inspektorat, mulai dari perencanaan hingga pekerjaan selesai dikerjakan,” ungkapnya.
Menurutnya, Inspektorat daerah merupakan unsur pengawas yang memiliki tugas membina dan mengawasi seluruh kegiatan pemerintah, termasuk pelerjaan fisik, mulai perencanaan hingga pelaksanaan dana desa
Makanya, kami muncul pikiran ragu terhadap tugas Inspektorat dalam pengawasan, termasik munculnya kasus dugaan korupsi proyek Pembangunan tanggul penanahan banjir ini,” katanya.
Sebab, lanjutnya, jika pengawasan dari awal ketat dilakukan oleh Inspektorat, maka perbuatan atau tindakan dugaan korupsi bisa dicegah.
“Padahal sudah jelas, proyek Pembangunan tanggul penahan banjir yang di bangun oleh Pemdes Upang cemara, dari awal kegiatan telah melanggar SOP serta Juknis Pelaksanaan penggunaan dana desa, dengan menggunakan pihak ke tiga sebagai pemborong serta pelaksana kegiatan, tanpa peran TPK sebagai pelaksana kegiatan. Hasilnya pembangunan tanggul penahan banjir di buat asal-asalan. Maka bohong kalau Inspektorat tidak tahu kalau proyek tersebut bermasalah sejak proses dikerjakan,“ paparnya.
Maka selanjutnya, ketua DPD BPAN-LAI Sumsel itu dengan tegas meminta Inspektorat tidak main-main dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya agar masalah korupsi yang menggunakan dana desa di Kabupaten Banyuasin bisa dicegah sejak dini.
“Sebab, dalam kegiatan pengawasan, melekat anggaran yang tidak sedikit. Bisa dicek di RKA Inspektorat itu, berapa anggaran perjalanan dinas untuk pengawasan dan evaluasi,” terangnya
Syamsudin menduga pengawasan yang dilakukan Inspektorat Banyuasin, selama ini tidak serius dan hanya formalitas belaka. Terbukti, banyak proyek bermasalah baik yang bersumber dari APBD maupun lainnya, termasuk program dana desa.
“Selama ini, tidak kami menemukan proyek tanpa papan nama dalam proyek tersebut, bahkan hasil pekerjaannya sangat mengecewakan, lebih-lebih kualitasnya sangat buruk,” tambahnya


