Kepala Badan Karantina Indonesia Laksanakan Kegiatan Pelepasan Ekspor Komoditas, Ini Beberapa Komoditas Pertanian Dan Perkebunan Yang Dikirim
“Dan hari bukan yang pertama tapi sebelumnya juga sudah dilakukan ekspor, dan pelepasan hari ini menunjukkan kepada kita semua, bahwa ekspor itu perlu adanya sinergitas, perlu ada kerja sama, dan perlu adanya koordinasi dengan semua pihak,” ucapnya.
Dia menuturkan, di mana pihak-pihak tersebut yakni ada pihak pelabuhan, ada pihak bea cukai, ada pihak imigrasi, khususnya ada lagi badan karantina, ada pemerintah daerah, ada pelaku usaha, ada masyarakat, ada pihak petani, ada pekebun, dan juga nelayan. Terus kita dorong, dari pemerintah terus mendorong agar ekspor ini bisa dilakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan yang ada di luar negeri.
“Ekspor juga menunjukkan bahwa kebutuhan di kita di masyarakat provinsi Sumsel sudah mencukup, maka ini terus kita tingkatkan produksinya, dan secara kualitas tadi kepala Badan Karantina Indonesia sudah menyampaikan, keinginan atau permintaan dari negara tujuan itu apa, itulah yang akan kita wujudkan dan kita cek,“ imbuhnya.
Fatoni menjelaskan, Badan Karantina sebagai filter, sebagai ujung tombak, untuk bisa memastikan bahwa seluruh komoditas itu memenuhi standar, memenuhi persyaratan dan keinginan dari negara tujuan dari ekspor yang dilakukan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani, kebun raya, seluruh Stakeholder yang ada, dan masyarakat yang terus bekerja keras untuk mewujudkan pangan kita.Sehingga Mandiri Pangan di Sumsel itu bisa diwujudkan, ekspor bisa terus dilakukan, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Balai Karantina, dan seluruh instansi vertikal, pelabuhan, bea cukai, imigrasi, dan seluruh yang terlibat, sehingga ekspor di Sumsel terus meningkat, dari hari ke hari, dan dari tahun ke tahun,” tandasnya. (Manda)

