Istri (Alm.) Dul Kosim Trauma Datang ke Kantor Polisi
Bahkan berdasarkan cerita Muimah, kata Randhika Puri, ada (yang bisa dianggap) nada ancaman atau tekanan dari orang tersebut.
"Orang yang mengakui kuasa hukumnya itu menekankan bahwa almarhum Dul Kosim adalah bandar narkoba dan Bu Muimah sebagai istri almarhum bisa saja menjadi tersangka," kata Puri.
Dia sangat menyayangkan jika kata-kata yang bernada ancaman itu benar adanya.
"Kalau benar dia kuasa hukum Bu Muimah, sebenarnya siapa yang dia bela? Membela Bu Muimah dan keluarga korban atau membela oknum-oknum polisi itu?" ujarnya geram.
Lebih lanjut Puri mengatakan tidak ambil pusing dengan adanya pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum keluarga Dul Kosim. Pihaknya hanya membantu penyidik mengungkap kasus ini, siapa yang terlibat, apa motifnya dan memberikan sanksi berat kepada pelaku.
"Kami masih pemegang kuasa yang sah dari Bu Muimah. Surat kuasa sudah kami tunjukkan dan telah disalin oleh penyidik Polda yaitu Pak Ipda Sukamto dan timnya. Jika pihak Polda Metro masih menerima pendamping Bu Muimah dari kuasa hukum selain dari kami, ya akan kami perkarakan," tegasnya.

Muimah dan keluarga juga sudah datang ke kantor DPP LAI dan masih komitmen LAI sebagai kuasa dari keluarga, serta meminta LAI terus mendampingi keluarga terutama Muimah agar kasus Dul Kosim tersebut dapat diungkap seterang-terangnya. Muimah dan keluarga percaya penuh pada Timsus LAI yang telah bekerja secara sukarela dari sejak pencarian almarhum hingga pengawalan kasusnya.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan keluarga Madura di DKI Jakarta agar bersama-sama mengawal kasus tersebut dan menjaga keselamatan Bu Muimah dari hal-hal yang tidak diinginkan. Semua kejanggalan ini agar segera terbuka." tutupnya.


