Intruksi Kapolda Sumsel Diabaikan, Copot Kapolsek Babat Toman
Hal ini dapat dilihat, hanya selang 2 hari kobaran api hebat menyulut lokasi penyulingan minyak ilegal di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Bagi kami ini membuktikan ketidak seriusan aparat untuk menutup kegiatan ilegal refenery tersebut," kata David.
Karena itu, lanjut Davit, jika Kapolda benar benar serius untuk menumpas habis kegiatan ilegal refenery di wilayah hukum kabupaten Muba, khusunya babat toman, Kapolda harus bertindak tegas dengan segera mencopot Kapolsek Babat Toman.
"Kami menilai, Kapolsek Babat Toman sudah gagal menciptakan situasi yang aman dan kondusif diwilayah hukum Polsek yang dipimpinnya.
Karena, itu kami minta agar Kapolda Sumsel segera mencopot Kapolsek Babat Toman," harapnya.
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya telah terjadi di dua titik tempat ilegal refenery di kecamatan Babat Toman yang terbakar. Salah satunya yang terbaru terjadi di Gudang penampungan BBM ilegal hasil penyulingan di Talang Bayung Pal 2 di Kecamatan Babat Toman jadi sasaran api pada Selasa, 26 Maret 2024, sekitar pukul 16.30 WIB.
Kobaran api dan kepulan asap hitam tebal membubung tinggi hingga puluhan meter itu membuat heboh masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Babat Toman saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban(TIM)


