Fakta Nasi Basi Dikirim Katering Untuk Atlet Sumsel, Dispora Beri Teguran Keras
“Kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, karena kami telah melakukan investigasi bahwa pengadaan makan minum atlet tersebut juga tidak melalui proses lelang atau penunjukan langsung, padahal pagunya di atas satu Milyar Rupiah sehingga aparat dapat mengambil langkah hukum agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali dan pengelola catering harus bertanggung jawab terhadap kinerja mereka yang buruk,” tandas Rahman.
Sementara itu Ketua YLKI Sumsel DR. RM. Taufik Husni, menyatakan bahwa pengiriman nasi yang sudah basi ke konsumen merupakan pelanggaran berat dan harus diproses sesuai aturan yang berlaku karena mengakibatkan kerugian pada konsumen dan pihak pengusaha catering harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kalau benar itu terjadi maka itu merupakan pelanggaran berat dan pengusaha catering harus bertanggung jawab karena sudah menimbulkan kerugian bagi konsumen,” tegas Taufik.
Taufik juga menambahkan bahwa akan melakukan somasi dan mengecek ke lapangan tempat usaha catering tersebut untuk melihat apakah proses pembuatan makanan dan minuman sudah memenuhi standar atau belum.
"Kalau belum jelas kami akan merekomendasikan untuk segera diputus kontrak dan pengusaha tersebut tidak boleh melakukan usaha catering sebelum memenuhi unsure yang standar. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pengecekan dilapangan tempat pembuatan makanan pemilik usaha catering, kalau kita temukan ke tidak beresan kami akan melayangkan somasi,” kata Taufik.
Di pihak lain DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) Sumsel, Susi Sulaiha, menyampaikan bahwa sebenarnya pihak pengusaha catering harus menyampaikan apa yang menjadi pesanan konsumen secara baik dan propesional, apalagi makanan atlet yang akan berlaga di PON harus memiliki asupan gizi yang baik.
“Kami hanya bisa menyampaikan bahwa pihak pengusaha catering harus mengikuti acuan apa yang diinginkanoleh konsumen terkait menu makan, apalagi makanan tersebut akan di konsumsi oleh atlet yang akan berlaga di PON nanti sudah seharusnya memiliki kadar asupan gizi yang baik agar para atlet dapat mencapai prestasi yang gemilang,” ulas Susi.
Sampai berita ini di turunkan pihak pengusaha Catering. CXX yang beralamat di jalan veteran Palembang belum memberikan komentarnya padahal awak media sudah beberapa kali menghubungi No. WA salah satu pengawai catering AR, di Nomor. 0812716568XX meski ber dering namun tidak mendapatkan respon. (TIM)


