Advertisement

Edarkan Produk Barang Palsu di Solo, Mafia Garam Oplos Ilegal Saat di Gudang Digerebek Tim Gabungan. 2 Pelaku Berhasil di Amankan

SOLO RAYA
Minggu, 26 Mar 2023  17:40
Edarkan Produk Barang Palsu di Solo, Mafia Garam Oplos Ilegal Saat di Gudang Digerebek Tim Gabungan. 2 Pelaku Berhasil di Amankan
Foto: 2 pelaku mafia garam oplosan yang tertangkap saat konferensi pers di Mapolresta Solo, kemarin. (Dok)

SOLORAYA - Sebagai acuan juga wawasan khalayak umum khususnya penyimak publik, perlu diketahui bahwasanya dari sebuah penyerapan aspirasi masyarakat, kontribusi, maupun sampai keranah kesolidan sebuah tim dalam kinerja menguak sebuah kasus sangatlah penting diperankan. Selain tindakan peran nyata yang sesuai poksi masing-masing kinerja, juga terjalin kerjasama satu komando meliputi konfirmasi maupun koordinasi dari segenap elemen bawah, tim sampai pihak APH.

Hendaknya disadari, bahwasanya oknum yang masuk berperan pada suatu perkumpulan baik dari LSM, Lembaga Tinggi Rakyat sampai Awak Media harus bisa membuktikan kontribusi dan pengabdiannya, dimana bisa bermanfaat bagi instansi yang menaunginya, berguna bagi warga masyarakat, pihak hukum maupun bagi negara kita tercinta ini.

Apapun bentuk motif temuan yang diungkap, seyogyanya kapasitas maupun tanggung jawab dari tugasnya WAJIB dikerjakan dengan setulus hati dan serius memikul dipundak masing-masing. Kemudian disadari pula, dengan pengerjaan tugas yang sudah klimak dilakukanpun berdasarkan aturan kewenangan hukum sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pihak berwajib. Disisi lain, data perkara yang sudah dilaporkan dan diserah terimakan pihak penegak hukum, tentu sudah sesuai poksi untuk awak media publikasi, kemudian LSM maupun Lembaga Tinggi Rakyat bersama warga mendesak dan memantau sejauh mana perkembangan juga penindakan terkait kasus yang dilaporkan.

Advertisement

Baca juga: Mafia BBM Bersubsidi Diduga Masih Eksis di Wilayah Hukum Sukoharjo, Ditemukan Adanya Gudang Penimbunan Hingga Pengiriman ke Industri Memakai Truk Tangki Berlogo Nama PT

Informasi yang dihimpun Aliansi Indonesia-KPK, hal ini berawal dari temuan dan sikap kinerja keprofesionalan tim dilapangan, kemudian melakukan penelusuran pengumpulan data serta barang bukti yang akurat, akhirnya dengan bersinergi dengan pihak APH terkait dugaan tindakan para sindikat yang melanggar hukum tersebut terkuak. 

Terkait kasus temuan yang ada pada dasarnya sudah dilaporkan sejak bulan November tahun 2022 kemarin bersama pihak warga masyarakat yang mengaku sebagai korban. Namun karena aksi para pelaku itu teramat licin, untuk mengungkapnya baik pihak lapangan maupun kepolisian memerlukan banyak waktu serta kejelian untuk mengungkapnya.

Advertisement Jaro Ade

Dengan menggandeng beberapa elemen serta menjalin koordinasi itu temuan kasus terbongkar. Sebelumnya, setelah beberapa waktu memonitor hingga pada akhirnya membuntuti gerakan terduga pelaku, sebuah titik lokasi tempat gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan garam ilegal diwilayah perbatasan Solo-Karanganyar itu berhasil ditemukan, hingga berlanjut digerebeg oleh tim gabungan.

Dalam penggerebekan tersebut dua pelaku pemalsuan dan pengoplosan garam ilegal berhasil diamankan oleh petugas. Pelaku adalah WH (41) warga asal Kampung Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta bersama MM (32) warga asal Banyumanik, Semarang.

Pelaku ditangkap saat tengah didalam di gudang pengoplosan garam tersebut, beserta beberapa barang bukti berupa alat pencetak sampai wujud garam jadi yang sudah dikemas dan memakai merk pada kantong wadahnya bertuliskan "Ndang Ndut`.

Advertisement

Baca juga: Diungkap Dari Penelusuran Awak Media dan Lembaga, Oknum Mafia Solar Terciduk Saat Mengangsu di Salah Satu SPBU Cilacap. Pelaku Beserta Barang Bukti di Amankan Polisi

Para pelaku pun langsung diamankan ke Polresta Solo dan ditahan untuk menunggu penyidikan terkait kasus itu. Dari tersangka, disita juga barang bukti jenis garam yang mereka jual memakai merk ilegal, seperti logo merk Sagita Abadi, merk Endut, merk Ndiva Ndut. Jumlah BB garam merek palsu yang diamankan kurang lebih 1 ton serta 1 unit mobil Gran Max yang digunakan pelaku untuk armada membantu aksi kejahatan melanggar hukum mengedarkan garam dan merk palsu tersebut.

1
2
Berikutnya
TAG:
Mafia
Garam Palsu
Gudang
Digerebeg
Polresta Solo

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum

Nasional   Minggu, 26 Mei 2024  20:08

Kasus Vina Cirebon, Indonesia dianggap darurat hukum, Hotman Paris minta bantuan Jokowi

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  19:31

Polda Jabar nyatakan tidak ada lagi DPO dan tidak ada pejabat terlibat dalam kasus pembunuhan..

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  16:07

Dihadirkan dalam konpers, Pegi berontak dan bantah keterangan polisi

Hukum   Minggu, 26 Mei 2024  14:44

Pengeboran Ilegal Driling Di Keluang di Duga Menelan Korban

Sumsel   Minggu, 26 Mei 2024  14:06

Pengedar tramadol dan hexymer di Pandeglang dibekuk polisi

DAERAH   Minggu, 26 Mei 2024  09:56

Terindikasi banyak kecurangan, Bupati dan Walikota diminta awasi Stasiun Pengisian Elpiji (SPBE)..

EKONOMI   Minggu, 26 Mei 2024  09:52

60 Panwascam Se-OKU Timur Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Enos

OKU TIMUR   Minggu, 26 Mei 2024  09:00

Ayah Eky terkesan enggan tuntaskan kasus Vina Cirebon, Pengacara: apa yang anda takutkan?

HUKUM   Minggu, 26 Mei 2024  08:15

Netizen geram! Pemotor di Purwakarta jatuh terlindas truk gegara polisi, malah keluarga korban..

DAERAH   Minggu, 26 Mei 2024  07:31

Cisadane Meluap, Benyamin: "Prioritaskan Bantuan Terdistribusi ke Masyarakat yang terdampak!"..

BANTEN   Minggu, 26 Mei 2024  06:41

Pemdes Ulak Ata tuntaskan berbagai pembangunan fisik bersumber dari DD TA.2024

LAMPUNG   Sabtu, 25 Mei 2024  22:10

Kang Asep Japar Menyapa Warga Desa Palasari Girang Dengan Penuh Kharisma

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  21:19

Kang Asep Japar Berkunjung ke Ponpes Yatim Nurul Muhtadiin Bojonggenteng Sukabumi

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  21:04

Kasdim 0418/Palembang Pimpin Gotong Royong Pembersihan Puing-Puing Pasca Kebakaran

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  19:34

Situasi Kamtibmas Wilkum Sanga Desa Tidak Kondusif, Masyarakat dan LSM POSE RI Bakal Demo di..

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  18:38

Pria di Bogor Dianiaya hingga Tewas, Lalu Dibuang ke Tamansari, Polisi Ungkap Kronologi dan..

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  18:26

17 KK di Jaktim mengungsi akibat kali Ciliwung meluap

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  18:08

11 SPBE culas!!! Isi gas melon dikurangi, kerugian hingga 19,5 M

EKONOMI   Sabtu, 25 Mei 2024  16:36

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Soroti Skandal Pemilihan PPK di KPUD

JABAR   Sabtu, 25 Mei 2024  16:33

Hujan Deras, Kota Bogor Dilanda Bencana, 6 Jiwa Terancam

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  15:42

Jokowi bersama Gibran dan cucu liburan ke Candi Borobudur

NASIONAL   Sabtu, 25 Mei 2024  14:46

Korban Panah di Langgur Selamat, Keluarga Rahabav Sampaikan Terimakasih Kepada Kapolda

DAERAH   Sabtu, 25 Mei 2024  14:20

Bus rombongan Study Tour kecelakaan di OKI. Sopir kabur, 2 tewas dan 25 luka-luka

SUMSEL   Sabtu, 25 Mei 2024  14:09

Polisi dianggap salah tangkap, kuasa hukum Pegi Setiawan ajukan praperadilan

HUKUM   Sabtu, 25 Mei 2024  12:15
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link