Kabar Duka, Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Meninggal Dunia
Tak hanya itu, Ki Anom juga merupakan kakak dari Ki Warseno Slenk, dalang populer di kalangan generasi muda.
Sejak usia 12 tahun, Ki Anom Suroto sudah mulai menunjukkan bakatnya sebagai dalang. Ia belajar langsung dari sang ayah dan kemudian memperdalam ilmunya di berbagai lembaga kebudayaan.
Sejak tahun 1975-an, namanya mulai dikenal luas di dunia pedalangan berkat gaya khasnya yang menggabungkan teknik naratif, filosofi, dan humor Jawa.
Dalang Indonesia yang Mendunia
Ki Anom Suroto merupakan salah satu dalang Indonesia pertama yang berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Ia telah tampil di berbagai negara di lima benua, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Spanyol, Jerman Barat, Australia, Rusia, India, Nepal, Thailand, Mesir, dan Yunani.
Pada tahun 1991, ia berpartisipasi dalam ajang Kebudayaan Indonesia di Amerika Serikat (KIAS). Melalui rekomendasi Ketua Umum Sena Wangi Dr Soedjarwo, Ki Anom juga melakukan perjalanan budaya ke sejumlah negara untuk memperdalam pengetahuan tentang karakter dewa-dewa dalam dunia pewayangan.
Ragam Penghargaan dan Kontribusi
Dedikasi dan kiprah panjang Ki Anom Suroto dalam melestarikan budaya wayang membuatnya menerima berbagai penghargaan, antara lain:
- Satya Lencana Kebudayaan RI dari Presiden Soeharto (1995).
- Dalang Kesayangan dalam Pekan Wayang Indonesia VI (1993).
- Anugerah Lebdocarito dari Keraton Surakarta (1997), di mana ia diangkat sebagai bupati sepuh bergelar KRT Lebdonagoro.

