Digelontor Rp 7,828 Miliar dari APBD, Revitalisasi Alun-alun Klaten di Sebut Tak Rapi
"Kami mendesak agar segera dilakukan pembenahan, apa-apa yang perlu dibenahi. Banyak sekali yang perlu dibenahi, banyak lubang, keramiknya juga tidak rapi, bahkan sudah pecah. Tamannya juga belum terlihat seperti taman. Ornamennya dilihat sekilas saja tampak pating jepat (tidak rapi)," ujar Dalono.
Wakil Komisi 3 Sutarno mengatakan, proyek revitalisasi Alun-alun Klaten masih dalam tahap pemeliharaan. Dia berharap pekerjaan yang belum rapi agar dirapikan.
Kepala Dinas Perwaskim Pramana Agus Wijanarka mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan perbaikan.
"Saat ini, bagian ornamen sisi utara sudah dicopot untuk diperbaiki, nanti dikerjakan secara bertahap," kata dia.
Revitalisasi alun-alun Kota Klaten dibiayai Rp 7,828 miliar dari APBD Klaten 2022 dengan konsultan pengawas PT Kalaprana dan kontraktor pelaksana CV Tanaman Berkarya, Bantul, DIY.
Proyek dimulai 30 Juni 2022 dengan masa kerja 160 hari. Namun proyek yang ditargetkan rampung pada 6 Desember 2022 itu molor hingga akhir Desember 2022, sebelum perayaan malam tahun baru.*(sam/her)


