Diduga Berpihak, Polsek Kemuning Tak Berikan Bukti Laporan.
Sementara, Daniel menceritakan, "berawal dirinya pulang kerja dari cafe pada Minggu (12/02/2023) sekitar Pukul 23.30 WIB menuju kerumah. Dalam perjalanannya melintas didaerah Jalan May Salim Batubara tepatnya didepan Hotel Beskip Kecamatan Kemuning Palembang, Tiba-tiba dirinya dihentikan tiga orang yang menyalip sepeda motor yang dikendarai nya. Salah satu dari tiga orang ini langsung menyerang saya dengan cara memiting leher dan memukul saya", katanya dibincangi media ini.
Lalu lanjut Daniel, "dibagian kepalanya dipukul Terlapor menggunakan helm hingga hidung saya patah. Kemudian pelaku duduk di dada saya hingga saya pun menjadi gelap mata dan apa saja yang ada didekat, saya pukulkan ke pelaku, kalau tidak, saya bisa mati", katanya menggebu. "Hingga akhirnya pelaku juga dikabarkan mengalami luka,” ungkap nya.
"Setelah kejadian, saya langsung berobat ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang. Esok hari saya dilaporkan dengan Pelapor HS atas dugaan tindak pidana penganiayaan pasal 351 KUHP yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LPB/25-B/II/2023/SUMSEL/SPKT/KMG pada (13/02/2023)", ucapnya.
Daniel pun melaporkan yang dialaminya malam itu dugaan pengeroyokan Pasal 170 KUHP ke Polsek Kemuning Palembang dengan Terlapor HS warga Plaju Ilir Palembang yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/27-B/II/2023/SPKT/Polsek Kemuning Palembang pada (13/02/2023).
Setelah melaporkan, "saya selaku Pelapor tidak diberikan Surat Tanda Bukti Laporan oleh pihak Polsek tanpa alasan yang jelas. Kemudian, pada (28/02/2023) saya menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang intinya hasil visum et Revertum belum keluar dan akan kembali diminta kan ke RS Bhayangkara Palembang yang tertuang dalam SP2HP Nomor : 27/II/2023/KMG", urai nya.
Daniel mengaku, "kenal dengan Terlapor HS yang tak lain merupakan tetangganya yang berjarak selisih 10 rumah dari rumahnya".
Ditanya, sebelumnya ada masalah dengan Terlapor? Pada tahun 2021 Daniel mengaku, "pernah ribut dengan adik kandung Terlapor HS. Saat itu pun saya dikeroyok oleh Terlapor HS", ungkap Daniel.
Informasi yang beredar, HS diduga berprofesi sebagai pemain band dan diduga masih ada hubungan keluarga dengan salah satu anggota kepolisian yang diduga bertugas di Polsek Kemuning Palembang.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi.(yn)


