Banjir Genang Pemukiman Warga di lorong manggis, Pemerintah Kota Palembang diminta ambil langkah tegas
“Kita minta semua stakeholder untuk menjadikan persoalan banjir ini dengan serius. Tentu Dinas PUPR Palembang harus bertanggung jawab dan PJ Walikota Palembang harus bersikap tegas, kalau perlu copot Kepala Dinas PUPR Kota Palembang karena dinilai lalai, karena tidak mampu memetakan sejumlah titik daerah yang rawan tergenang air sehingga terjadi banjir bandang yang sebelumnya memakan korban jiwa tersebut tegasnya
Aktivis yang juga putra asli Sumatera Selatan ini membandingkan ketegasan Wali Kota Medan dengan Wali Kota Palembang dalam menangani kelalaian bawahannya.
“Wali Kota Palembang perlu mencontoh Walkot Medan, yang punya ketegasan tinggi dalam memberikan sanksi kepada pejabat dalam pemerintahannya yang tidak bisa memberikan keamanan kepada masyarakat,” tungkasnya
Hal senada diungkapkan salah satu warga Lorong Manggis Kelurahan Silaberanti, yang juga Ketua RW. Ahmad Sukri. Minggu (11/2) hampir rata-rata lorong Manggis mengalami banjir."Ucapnya saat di temui awak media.

Dia berharap pemerintah tanggap dalam menyelesaikan persoalan banjir terutama ketika hujan deras melanda lebih dari 2 jam.
Apalagi lorong manggis saat ini sudah sangat padat dari hunian rumah penduduk, namun tak diimbangi dengan infrastuktur seperti saluran air (got) yang memadai sehingga ketika hujan deras ber jam-jam got tak mampu lagi menampung air hujan.
Akibatnya hampir seluruh lorong di Manggis kebanjiran, bahkan air sudah naik di sebagian halaman rumah warga.
“Ntah malam ini apakah banjir akan lebih parah lagi, karena hujan sudah turun disertai luapan air sungai musi, kami hanya berdoa semoga air tidak lebih parah lagi,”harapnya.


