Advertisement

APH Diminta Tindak Praktek Pengoplosan Gas Bersubsidi di Tajur Halang Bogor yang Diduga Milik R

DAERAH
Sabtu, 09 Mar 2024  18:31
APH Diminta Tindak Praktek Pengoplosan Gas Bersubsidi di Tajur Halang Bogor yang Diduga Milik R
 

Bogor - Kegiatan yang diduga pengoplosan gas LPG 3 kg masih saja beroperasi di wilayah Desa Tonjong, Jalan gang Adung Nili Rt 04/ Rw 01 Tajur Halang, Kabupaten Bogor disinyalir terkesan kebal hukum. 

Dari penelusuran Awak Media sebelumnya, diduga adanya praktek pengoplosan tersebut dilakukan dengan cara memindahkan isi gas elpiji tiga kilogram subsidi ke tabung gas 12 kilogram non subsidi.

Dari pantauan Awak Media di lokasi, pada tanggal  27/2/2024 terlihat jelas lalu-lalang kendaraan roda empat pengangkut gas elpiji yang diduga sudah di oplos siap di edarkan.

Baca juga: Desa Kalong Liud Kecamatan Nanggung Adakan Santunan Anak Yatim

Saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi, yang diduga sebagai pemilik yang berinisial (RN) mengatakan kepada awak media, “Nanti komunikasi lagi ya, saya mau ada tamu," ujarnya, Kamis (7/3/2024). 

Sebelumnya, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan menjelaskan pengoplosan gas LPG merupakan tindak pidana yang menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat serta sangat berbahaya karena prosesnya dilakukan tidak sesuai standar keamanan.

Berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM Nomor 17 dan 5 tahun 2011 disebutkan bahwa Aparat kepolisian merupakan institusi yang ditunjuk sebagai anggota tim koordinasi LPG 3 kg tentang Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Tertutup LPG Tertentu di Daerah.

Ketentuan tersebut menyatakan bahwa kepolisian daerah termasuk dalam keanggotaan tim koordinasi provinsi bersama SKPD terkait, badan usaha pelaksana penyedia dan pendistribusian LPG tertentu serta dewan pimpinan cabang Hiswana Migas.

Baca juga: Silaturahmi Menjelang Bulan Suci Ramadhan di Polsek Nanggung

“Jika masyarakat menemukan dan mencurigai adanya praktik - praktik kecurangan di lapangan, dapat melaporkan kepada aparat yang berwenang atau melaporkan ke Pertamina Call Center 135, ” jelas Eko. mengutip Liputan 6. Kamis (7/3/2024). 

Eko mengingatkan kembali bahwa LPG 3 kg merupakan LPG bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin, sehingga harus tepat sasaran, Pertamina mengajak seluruh masyarakat untuk membantu mengawal dan melaporkan apabila terdapat indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi, termasuk di antaranya pengoplosan dan juga penggunaan yang tidak sesuai peruntukannya.

1
2
Berikutnya
TAG:
aliansi
gas bersubsidi
tajur halang
bogor
Formasi Indonesia Satu
H Ridwan Mukti
Jaro Ade

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

H+5 Libur Lebaran, Polres Musi Rawas Tetap Siaga di Objek Wisata Padat Pengunjung

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  11:01

Kisah Pilu Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Ayah-ibunya jadi Korban, Balita 1 Tahun jadi Yatim..

Daerah   Senin, 15 Apr 2024  07:57

Ditlantas Polda Sumsel Tunda Perjalanan 80 Kendaraan Angkutan Barang Sumbu Tiga Keatas

Sumsel   Senin, 15 Apr 2024  07:23

KSAL: Bentrokan Anggota TNI AL dan Brimob di Sorong Berakhir Damai

Hankam   Senin, 15 Apr 2024  06:50

DPAD Kota Tangerang Ramaikan Ramadan dengan Pelayanan Mobil Perpustakaan Keliling "Ngabuburead"..

Banten   Minggu, 14 Apr 2024  22:34

Wisata Kuliner di Kota tangerang yang wajib di coba

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:12

H+4 Lebaran Warga Kota Tangerang datangi tempat perbelanjaan di kota Tangerang

BANTEN   Minggu, 14 Apr 2024  21:01

Terus Didalami Penyebab Bentrok Anggota TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong

HANKAM   Minggu, 14 Apr 2024  20:36

Warga Keramasan Sampai Sekarang Masih Menanti Janji Bedah Rumah, cerita sedih penuh harap nenek..

SUMSEL   Minggu, 14 Apr 2024  20:17

Parahnya Pungli Parkir di Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  18:02

Baru Terungkap, Suami Bunuh Istri dan Dikubur di Rumah Sejak 2018

HUKUM   Minggu, 14 Apr 2024  17:19

Aksi Tak Terpuji Penumpang Mobil Berpelat F Ini Dirujak Netizen hingga Dikecam Ridwan Kamil..

JABAR   Minggu, 14 Apr 2024  13:44

Korban Tewas Kecelakaan Bus Rosalia Indah Bertambah Jadi 8 Orang

DAERAH   Minggu, 14 Apr 2024  13:13

Dihujat Usai Lepas Jilbab, Zara Tetap Santai

GAYA HIDUP   Minggu, 14 Apr 2024  12:32

Antisipasi Resiko `Contraflow` Malam Hari, Polri Tambah Lampu Penerangan Pembatas

NASIONAL   Minggu, 14 Apr 2024  11:50

Aksi Heroik Polisi Selamatkan Bayi dalam Kecelakaan di Tol Cipali

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  17:54

Puluhan Balon Udara Hiasi Langit Cerah Pekalongan

DAERAH   Sabtu, 13 Apr 2024  14:52

Pemudik Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  12:22

Menhub Desak Polri Razia Travel Ilegal

NASIONAL   Sabtu, 13 Apr 2024  06:35

Bus Tayo dan Si Benteng jadi pilihan liburan Lebaran keliling Kota Tangerang

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  21:27

Sopir Bus Rosalia Indah yang Sebabkan Kecelakaan Maut, Ditahan

DAERAH   Jumat, 12 Apr 2024  21:13

Diduga dihina Saat Terjadi Lakalantas, Irda Mardalena Lapor Polisi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  17:19

Menhub Cek Pergerakan Penumpang dan Pesawat pada Arus Balik di Bandara Soekarno-Hatta

BANTEN   Jumat, 12 Apr 2024  16:12

Mudik Lebaran 2024: 254 Peristiwa Kecelakaan dan 45 Korban Tewas

NASIONAL   Jumat, 12 Apr 2024  13:30

Pelantikan 186 Pejabat di Musi Rawas Menimbulkan Kontroversi

SUMSEL   Jumat, 12 Apr 2024  11:49
Selengkapnya
Bagikan Facebook
Bagikan X
Bagikan Whatsapp
Bagikan Telegram
Copy Link