Gempa M 7,7 di NTT dipicu Sesar Naik Flores, ancaman permanen mengintai

Gempa M 7,7 di NTT dipicu Sesar Naik Flores, ancaman permanen mengintai
Gempa bumi mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026.
PERISTIWA
Sabtu, 15 Agu 2026  14:36

Merujuk data Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen), sesar naik Flores terbagi menjadi beberapa segmen aktif dengan potensi gempa mematikan:

- Segmen Bali: Laju geser 6,9 mm/tahun (magnitudo maksimum M 7,4)
- Segmen Lombok-Sumbawa: Laju geser 9,9 mm/tahun (magnitudo maksimum 8,0)
- Segmen Flores Barat: Laju geser 11,6 mm/tahun (magnitudo maksimum 7,5)
- Segmen Flores Tengah: Laju geser 11,6 mm/tahun (magnitudo maksimum 7,5)
- Segmen Flores Timur: Laju geser 5,6 mm/tahun (magnitudo maksimum 7,5)

"Analisis sementara menunjukkan sebaran episentrum gempa utama dan gempa susulan hari ini membentuk kluster yang sejajar dengan jalur sesar naik Flores," lanjut Daryono.

Catatan sejarah menunjukkan, sesar naik Flores adalah salah satu pemicu bencana paling mematikan di Indonesia. Patahan ini setidaknya telah memicu lima gempa destruktif dan tsunami hebat:

- 22 November 1815: Gempa M 7,0 memicu tsunami di utara Bali dan Lombok.
- 28 November 1836: Gempa kuat M 7,5 mengguncang Bima.
- 13 Mei 1857: Gempa M 7,0 kembali memicu tsunami di Bali dan Lombok.
- 14 Juli 1976 (gempa Seririt): Gempa M 6,6 merusak 67.419 rumah dan merenggut 559 korban jiwa di Bali.
- 12 Desember 1992 (gempa  dan tsunami Flores): Gempa dahsyat M 7,8 memicu tsunami hebat yang menelan lebih dari 2.500 korban jiwa.

Pascabencana hari ini, Daryono mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa potensi gempa dari sesar naik Flores adalah ancaman permanen yang akan terus ada.

"Korban luka dan meninggal ternyata bukan disebabkan langsung oleh guncangan gempa, melainkan akibat bangunan roboh yang menimpa warga. Penting ada upaya nyata dan serius dalam merealisasikan bangunan tahan gempa," ujar Daryono.

Ia menambahkan, meski waktu terjadinya gempa mendatang belum bisa diprediksi oleh teknologi mana pun, kesiapsiagaan mitigasi dan konstruksi bangunan yang aman merupakan kunci utama agar masyarakat kawasan utara Bali hingga Nusa Tenggara dapat hidup berdampingan secara aman dengan potensi bencana.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#gempa ntt
#gempa
#flores
#ntt
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita